Asscholmedia.net – Jaringan Gusdurian Bangkalan berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan mengadakan haul Gus Dur, di Kampus II STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Selasa, (26/12/23).

Program Gus Dur Goes to Pesantren dengan tema “Belajar Dari Gus Dur Tentang Gagasan Islam dan Demokrasi” diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Dalam sambutannya, Bapak Jay Akhmad selaku Kordinator Sekretariat Nasional Jaringan Gusdurian memaparkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka haul Gus Dur yang ke-14.

“Acara ini diselenggarakan dalam rangka haul Gus Dur dan untuk menyebar luaskan gagasan Gus Dur tentang demokrasi”, ungkapnya.

Ia juga menyampaikan tentang sesuatu yang bisa diteladani dari Gus Dur sebagai inspirasi bagi kaum santri. “Gus Dur menjadi Presiden RI ke-4 berangkat dari seorang santri. Dengan demikian, Gus Dur telah memberikan inspirasi bagi para santri agar bisa terus melakukan pergerakan, mengaji, diskusi dan lainnya”, imbuhnya.

“Santri itu tidak hanya fasih berbicara soal agama dan kitab kuning tapi juga perlu fasih dalam menuangkan gagasan yang lain seperti demokrasi, toleransi, lingkungan tetapi dalam sudut pandang agama sehingga santri bisa terus berkembang dan eksis di tengah-tengah masyarakat”, tegasnya.

Selaku Direktur Eksekutif Yayasan Bani KH. Abdurrahman Wahid, Bapak Jay juga menginformasikan bahwa di Indonesia terdapat 155 komunitas Gusdurian dan luar negeri yaitu Mesir, Malaysia, Hongkong, Arab Saudi, Jerman, dan lainnya.

Selain itu, saat ini terdapat 99 titik penyelenggaraan haul Gus Dur di Indonesia.

Reporter: Mr.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.