Asscholmedia.net – Setiap Manusia dan Jin diciptakan oleh Allah SWT untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah dalam bentuk Fardu Ain maupun Fardu Kifayah.

Ibadah Fardu Ain adalah ibadah yang setiap orang secara individual wajib melaksanakannya dengan syarat orang tersebut sudah mukallaf. Adapun ibadah Fardu Kifayah adalah ibadah fardu yang bila satu orang mengerjakannya maka rakyat satu kampung gugur dosanya karena sudah dikerjakan oleh satu orang tersebut.

Dalam beribadah kepada Allah SWT diharuskan untuk fokus (khusyu’) agar ibadah kita di terima oleh Allah SWT,

اعبد ربك كأنك تراه فان لم تكن تراه فانه يراك

Artinya: Sembahlah tuhanmu seakan-akan dirimu melihat-Nya, bila kamu tidak bisa melihat-Nya maka Dia melihatmu.

Ibadah yang kita kerjakan dalam sehari semalam yang sifatnya wajib adalah shalat fardu (shalat lima waktu), ada pula dikerjakannya selama satu tahun sekali seperti berpuasa di bulan ramadan, dan ada pula yang wajib seumur hidup satu kali saja yaitu ibadah haji, serta berbagai ibadah Sunnah lainnya.

Dalam beribadah kepada Allah SWT diharuskan memakai niat yang baik agar ibadah kita diterima dan mendapatkan pahala.

Untuk mendapatkan pahala dalam satu ibadah hendaknya kita harus memperbanyak niat karena dalam satu ibadah bila niatnya banyak maka setiap niat tersebut mendapatkan pahala yang sempurna, seperti orang yang makan nasi dengan niat ikut perintah Allah SWT.

Hal ini sebagaimana diterangkan dalam kitab Syarah Risalatul Muawanah, halaman 5.

(واعلم) انه يتصور ان يجتمع فى العمل الواحد نيات كثيرة ويكون للعامل لكل نية ثواب تام مثاله من الطاعات ان ينوي بقراءة القرأن مناجاة الله تعالى فان القارئ مناج ربه وينوي استخراج العلوم من القرأن فانه معدنها وينوى نفع المستمعين والسامعين الى غير ذلك من النيات الصالحة الحسنة ومثاله من المباحات ان تنوي بالأكل امتثال أمر ربك فى قوله تعالى ياايها الذين أمنوا كلوا من الطيبات مارزقناكم وتنوى به التقوى على طاعة الله تعالى وتنوى التسبب فى استخراج الشكر منك لربك اذ يقول سبحانه كلوا من رزق ربكم واشكرواله.

Artinya: Ketahuilah bahwa terkadang di dalam satu ibadah berkumpul beberapa niat, dan bagi ‘Amil nya di setiap niatnya mendapatkan pahala yang sempurna. Contoh yang berupa amalan taat, seorang berniat membaca Al-Qur’an untuk munajat pada Allah SWT maka orang yang membaca Al-Qur’an tersebut bermunajat pada Allah SWT dan juga berniat mengeluarkan ilmu dari Al-Qur’an karena Al-Qur’an memang tambang ilmu, dan berniat memberikan manfaat bagi mustami’ dan para pendengar dan lainnya dari berbagai macam niat yang baik, sedangkan contoh yang dari pekerjaan mubah adalah orang yang makan berniat melaksanakan perintah Allah SWT di dalam firman-Nya :
ياايها الذين أمنوا كلوا من الطيبات ما رزقناكم

Dan berniat agar supaya kuat melaksanakan taat pada Allah SWT dan juga berniat menjadi penyebab dirimu bersyukur pada Allah SWT karena firman Allah SWT,
كلوا من رزق ربكم واشكرواله

Penulis: Ust. Faroq Ali Ridho (Asschol Blega)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.