Asscholmedia.net – Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil menghimbau kepada semua santri dan alumni, agar cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial, sebagaimana tertulis dalam lembaran di bawah.

Cerdas dalam bermedia sosial itu artinya kita harus tahu dampak positif dan negatifnya, tentang apa yang kita posting, yang kita bagikan, yang kita komentari dan bahkan kita like, semua ada dampaknya.

Kita harus terlebih dahulu mengerti algoritma dari setiap sosial media yang kita pakai, agar bisa lebih berhati-hati melakukan tindakan di atas.

Sering ketika ada orang upload video atau gambar yang tidak pantas, kita langsung terburu-buru berkomentar, padahal tujuannya baik bermaksud menasihati. Tapi yang terjadi, justru akan menaikkan postingan tersebut pada kabar teratas, sehingga lebih banyak orang yang bisa menyaksikan postingan tidak baik itu.

Kalau kita mengerti algoritma sosial media, kita akan diam saja ketika menemukan postingan kurang sedap. Dengan sendirinya postingan tersebut akan hilang dari beranda akun-akun orang lain, digantikan dengan postingan baru yang lewat.

Selain harus cerdas bermedia sosial kita juga harus bijak menggunakannya. Jangan semua kita upload di sana, apalagi hanya mengejar viral.

Kalau menemukan kabar baru, perhatikan dulu, benar atau salah. Kalau ternyata benar, pikirkan dulu, manfaat atau tidak. Kalau ternyata manfaat, apa bisa bermanfaat untuk kebanyakan orang. Kalau malah mudaratnya lebih banyak dari manfaatnya, maka sebaiknya jangan dishare di media sosial.

Terutama kasus-kasus nasional akhir-akhir ini, meskipun benar mungkin, tapi bisa memancing kegaduhan. Maka lebih baik tahan dulu jari kita untuk membagikan.

Oleh : Shofiyullah el_Adnany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.