Asscholmedia.net – Jika hubungan suami istri ingin selalu baik, maka perbaikilah hubungan keduanya dengan Tuhannya. Demikian kata para ulama. Sebab kata mereka :

أن كل ما بدا من زوجة أحدهم من مخالفة له صورة معاملته لربه، فلما خالف ربه كذلك خالفته زوجته

“Setiap sesuatu yang nampak dari kedurhakaan istri, itu adalah gambaran hubungan seorang suami dengan Tuhannya. Jadi, ketika suami menyalahi perintah Tuhannya, maka secara otomatis istrinya akan durhaka kepadanya.”

Al-Faqir punya teman, dia bercerita. Suatu ketika dia menonton film porno dari kiriman teman-temannya. Selang beberapa hari dari itu, ban sepedanya bocor dan istrinya marah-marah seraya melawannya.

Demikian itu merupakan teguran dari Allah, agar kita tidak durhaka kepadaNya. Dan merupakan sebuah kasih sayangNya, agar kelak kita tidak mendapatkan siksa yang lebih pedih dari itu.

Teguran itu berlaku kepada suami dan istri. Maka jika seorang istri mendapati suaminya selingkuh misalnya, barangkali dia suka lalai dengan perintah Allah. Imam asy-Sya’rani mengatakan :

ففتش ياأخي نفسك فى أخلاق السيئة قبل أن تشكو من زوجتك، وكذلك المرأة ينبغى لها أن تفتش نفسها ثم تشكو من زوجها

“Perhatikan terlebih dahulu dirimu sendiri, sebelum kau mengeluhkan perbuatan jelek istrimu. Demikian juga sebaliknya, seorang istri seharusnya lebih dulu meneliti dirinya sebelum mengeluhkan sifat buruk suaminya.”

Dengan kesadaran demikian, suami istri tidak akan mudah menyalahkan pasangannya ketika terjadi hal yang tidak diinginkan dalam rumah tangganya. Tapi mereka kembalikan pada dirinya sendiri, dengan cara bertaubat dan memohon ampunan.

Semoga…!

Oleh : Shofiyullah el_Adnany

Referensi : Yusuf Abjik as-Susi | as-Shabru ‘alas Zajat wal Hilmu ‘alaihin | Darul Fath Liddirasat wan Nasyr.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.