Bijak Dalam Berbelanja

Asscholmedia.net – Diantara ciri-ciri orang beriman adalah bijak dalam membelanjakan hartanya, antara irit dan boros.

Kerap kali orang masuk ke tempat perbelanjaan seperti minimarket dengan tujuan membeli barang-barang yang ia butuhkan, tapi setelah dia ada dalam, dan melihat barang-barang yang menarik hatinya, dia tidak segan-segan membelinya meski tidak terlalu dibutuhkan dan tak ada niatan untuk membeli sebelumnya.

Itulah contoh kecil pemborosan dalam berbelanja.

Sebaliknya, ada orang yang super ngirit dalam membelanjakan uangnya. Dia selalu khawatir uangnya akan habis, akibatnya terlalu hitung-hitungan.

Orang yang demikian tidak akan bisa menikmati hartanya, dan bahkan tidak bisa menyalurkan hartanya untuk mengais pahala dengan bersedekah.

Allah ﷻ berfirman :

وَلَا تَجۡعَلۡ یَدَكَ مَغۡلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبۡسُطۡهَا كُلَّ ٱلۡبَسۡطِ فَتَقۡعُدَ مَلُومࣰا مَّحۡسُورًا

“Dan janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan jangan (pula) engkau terlalu mengulurkannya (sangat pemurah) nanti kamu menjadi tercela dan menyesal.” (QS Al-Isra’: 29)

أى لاتمسك يدك عن الإنفاق كل الإمساك ولا تبسطها فى الإنفاق كل البسط فتصير مذموما من الخلق والخالق ان أمسكتها كل الامساك نادما ان بسطتها كل البسط ومنقطعا بك لاشئ عندك

Maksudnya : “Jangan kau terlalu menahan tanganmu dari membelanjakan harta, dan jangan terlalu mengulurkannya secara berlebihan, sebab itu bisa membuatmu terhina di mata manusia dan Tuhan. Kalau kau menahan harta secara berlebihan, kau akan menyesal, dan kalau terlalu dihambur-hamburkan kau bisa tidak punya apa-apa.”

Allah ﷻ berfirman :

وَلَا تُبَذِّرۡ تَبۡذِیرًا – أى بالإنفاق فى المعصية

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.” (QS. al-Isra’: 26) Yakni dihambur-hamburkan untuk kemaksiatan.

إِنَّ ٱلۡمُبَذِّرِینَ كَانُوۤا۟ إِخۡوَ ٰ⁠نَ ٱلشَّیَـٰطِینِۖ – أى أمثالهم فى الشرارة

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan.” (QS. Al-Isra’: 27) Yakni sama didalam kejelekannya.

Rasulullah ﷺ bersabda :

ما خاب من استحار ولا ندم من استشار ولا افتقر من اقتصد أى توسط فى الإنفاق

“Tidak akan rugi orang yang mencari kebaikan, tidak akan menyesal orang yang berembuk, tidak akan melarat orang yang bijak.” Maksudnya bijak dalam berbelanja.

Wallahu A’lam

Oleh : Shofiyullah el_Adnany

Referensi : Qami’ut Thughyan ala Mandhumati Syu’abil Iman | Syaikh Nawawi al-Banteni | Hal 13.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.