KEDERMAWANAN GURU-GURU DEMANGAN

Asscholmedia.net – Dulu, ketika di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Demangan mengadakan sebuah acara, al-Marhumah Nyai Hj. Sumtin binti Husnawiyah, istri KHS. Abdullah Schal selalu menyiapkan hidangan yang sangat banyak, melebihi target tamu undangan.

Setelah acara selesai dan ditemukan masih ada sisa hidangan yang menumpuk di dalem, maka beliau akan menangis.

Untuk itu, para khaddam biasanya menyiasati hal tersebut. Apabila setelah selesai acara dikira-kira hidangan akan banyak lebihnya, secepat mungkin lebihnya itu dibagi-bagikan ke semua santri, agar tidak dilihat oleh Nyai Sumtin.

Sekarang, di masanya Nyai Hj. Muthmainnah Aschal juga sama. Beliau selalu menyiapkan hidangan yang sangat banyak untuk sebuah acara. Dan ketika ditemukan sisa hidangan yang masih banyak, beliau akan marah.

Semua itu adalah bentuk kedermawanan beliau-beliau kepada para tamu, dan santri-satrinya.

Dalam video di bawah, paling teranyar terlihat Nyai Hj. Muthmainnah Aschal sedang menabur uang 50-an ringgit Malaysia kepada para peserta MUBES 2 ASSCHOL dan para santri. Kalau di rupiahkan, 50 ringgit itu sekitar 164.779 rupiah.

Ada yang bertanya kepada saya, kenapa harus ditabur dan direbut. Saya jawab, kalau dibagikan satu-satu sangat melelahkan kepada beliau.

Dan kenapa direbut? Menurut hemat saya, itu sama seperti barakah. Barakah itu harus “direbut”, tidak boleh nyantai. Kalau ada kesempatan, tanpa harus disuruh, kita langsung jalan menjemput barakah tersebut.

Dan barakah itu tidak dibagikan satu persatu, akan tetapi ditabur. Siapa yang paling cepat menjemputnya, dia yang akan banyak mendapat barakah itu.

Bukan hanya sekali itu beliau menabur uang kepada para santri, terutama kepada para khaddam. Tapi sangat sering. Biasanya kalau sedang ada acara.

Sebagian dari santri ada yang menyimpan uang tersebut, untuk dibuat azimat. Yakni azimat agar mendatangkan rezeki yang banyak. Sebagaimana juga pernah dilakukan oleh KHR. As’ad Syamsul Arifin, ketika diberi uang oleh Syaikhana Khalil. Beliau simpan uang pemberian gurunya itu, agar mengundang teman-temannya (mengundang datangnya uang yang banyak).

Semoga Nyai Hj. Muthmainnah Aschal tetap sehat dan panjang umur, dan kita semua mendapat barakahnya. Amin.

Oleh : Shofiyullah el_Adnany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.