Penjelasan Nyai Hj. Muthmainnah Aschal Tentang Rukun Islam dan Iman


Asscholmedia.net – Asschol Putri Kecamatan Galis kembali mengadakan pengajian rutin “Ngaji Kitab Al-Matnus Syarif” yang diasuh oleh Nyai Hj. Muthmainnah Aschal. Acara bertempat di kediaman Hj. Maunatul Mubarakah, Dusun Qolla Paterongan Galis Bangkalan. Selasa (20/09/22).

Pada pengajian kitab tersebut, Nyai Hj. Muthmainnah Aschal membahas tentang rukun Islam dan rukun Iman. Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa rukun Islam membahas tentang perkara dhohir sedangkan rukun Iman membahas tentang perkara batin.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, beliau memaparkan tentang rukun Islam yang berkaitan dengan urusan dlohir seperti membaca dua kalimat syahadat, bila seseorang sudah membaca dua kalimat syahadat maka sudah dikatakan masuk Islam, dan itulah yang dinamakan dengan orang Muallaf yaitu orang yang hatinya masih lembut, orang yang diberi Ulfah sehingga diberi taufik oleh Allah SWT karena sudah membaca dua kalimat syahadat.

Apabila sudah menjadi orang Islam maka harus melaksanakan rukun Islam selanjutnya yaitu Shalat. Jika seseorang sudah melakukan Shalat maka setiap harinya seseorang itu memperbaharui pada keimanannya dengan membaca dua kalimat syahadat pada saat tahyat awal dan tahyat akhir. Shalat itu tetap wajib sampai akhir hayat kecuali bagi kaum perempuan yang mempunyai halangan baik haid atau nifas.

Beda halnya bagi orang istihadoh tetap wajib mengerjakan sholat karena darah istihadoh adalah darah penyakit yaitu darah yang keluar berlebihan melebihi dari kebiasaannya, dan wudlunya bagi orang istihadoh ketika masuk waktu Shalat, itupun wudlunya hanya untuk satu shalat fardlu. Maka boleh dengan satu wudlu mengerjakan satu shalat fardlu kemudian melaksanakan shalat Sunnah.

Rukun yang selanjutnya adalah mengeluarkan zakat, baik zakat mal atau fitrah untuk menyelamatkan harta dengan dirinya, dengan mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada dalam bab zakat. Kemudian melaksanakan puasa Ramadhan selama sebulan. Jika mempunyai hutang puasa maka harus mengqodlo, dan mengqodlonya diselain hari yang haram untuk puasa.

Kemudian rukun yang kelima adalah melaksanakan haji ke baitullah yaitu Makkatul Mukaromah serta ziarah ke Madinatul Munawaroh bagi orang yang mampu.

Adapun rukun Iman adalah urusan batin artinya hati harus membenarkan, wajib yakin dan jika tidak yakin maka mukminnya tidak sempurna.

Rukun iman ada 6. Pertama, Iman kepada Allah (yang menciptakan semua makhluk). Kedua, Iman kepada malaikat-malaikat Allah. Ketiga, Iman kepada kitab-kitab Allah. Keempat, Iman kepada utusan- utusan Allah (para anbiya’ yang jumlahnya 124.000 sedangkan yang diangkat menjadi Nabi ada 25 Nabi). Kelima, Iman kepada hari kiamat, manusia melewati beberapa alam yaitu alam ruh, alam kandungan, alam dunia, alam kubur, alam barzakh kemudian alam akhirat. Keenam, Iman kepada Qodlo dan Qadar (percaya terhadap ketentuan dan ketetapan Allah).

Kontributor: Jumiyah, S.Pd
Editor: M. Rofi’i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.