ADA TELADAN IMAM SYADZILI DALAM DIRI KYAI FAKHRI

Asscholmedia.net – Tarekat asy-Syadzili menjadi pilihan Rahimahullah RKH. Fakhrillah Aschal didalam suluk menuju wusul kepada Allah. Tarikat ini didirikan oleh sang wali qutub bernama al-Imam Abu Hasan Ali asy-Syadzili.

Bacaan Lainnya

Karena dari mantap dan cintanya kepada tarekat ini, beliau menamai kebanyakan dari media dakwahnya dengan nama NUSYA Nurus Syadzili (Cahaya Syadzili). Terhitung ada Masjid Nurus Syadzili, Pondok Pesantren Nurus Syadzili, buku buletin Risalah Syadzili hingga Nusya TV (channel YouTube Nurus Syadzili TV).

Budi pekerti beliau, gaya hidupnya didalam berpakaian, berkendaraan dan menjumpai orang-orang semuanya hampir mirip dengan gaya hidup Imam Syadzili.

يقول الأستاذ علي سالم عمار : كان الشاذلى يلبس الفاخر من الثياب ويركب الفار من الدواب ويتخذ الخيل الجياد

Ustadz Ali Salim Ammar berkata, “Imam Syadzili memakai pakaian kebanggaan, menunggangi kendaraan yang bagus larinya, dan mengambil kuda yang tangkas.”

Suatu ketika ada orang miskin mendatangi Imam asy-Syadzili dengan mengenakan pakaian yang terbuat dari bulu kasar. Setelah Imam Syadzili selesai berkata, orang itu mendekati beliau, dan memegang baju beliau yang bagus.

ياسيدى ماعبد الله بهذا اللباس عليك

“Tuanku, Allah tidak layak disembah dengan menggunakan pakaian seperti punya tuan ini.” Kata orang miskin tadi, mengingkari kehidupan Imam Syadzili yang penuh dengan harta, yang berarti tidak zuhud menurutnya.

Lalu Imam Syadzili memegang baju orang miskin tersebut, dan ditemukan terbuat dari kain yang sangat kasar. Dan beliau pun membalas perkataan si miskin itu.

ولاعبد الله بمثل هذا اللباس عليك. لباسى يقول : أنا غني عنكم فلاتعطوني، ولباسك يقول : أنا فقير إليكم فأعطوني

“Dan Allah juga tidak layak disembah dengan menggunakan pakaian seperti punyamu. Pakaianku akan berkata, “Aku lebih kaya darimu, maka jangan beri aku sesuatu.” Dan pakaianmu akan berkata, “Aku miskin dan membutuhkanmu, maka barilah aku sesuatu.”

Menurut Syaikh Nawawi al-Banteni, berhias dengan pakaian atau kendaraan bukanlah disebut kesombongan.

فالتجمل بالملابس والمراكب والطعون لايسمى كبرا لقوله صلى الله عليه وسلم : إن الله جميل يحب الجمال

“Berhias dengan pakaian bagus, kendaraan mewah dan makanan enak bukanlah disebut kesombongan, karena ada sabda nabi yang berbunyi, “Sehungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan.””

Artinya, walaupun orang itu miskin, tapi dalam hatinya cinta dunia dan mengharap pemberian orang lain, berarti dia tidak menerima dengan kemiskinannya. Sedangkan Imam Syadzili yang kaya raya, beliau tidak mengharap belas kasih orang lain, bersyukur atas kekayaannya, dan tidak lantas menjadikan kekayaan sebagai bentuk kecintaan kepada dunia.

RKH. Fakhrillah Aschal selalu berpakaian rapi dan bagus. Saat berangkat memenuhi undangan masyarakat dan berdakwah, beliau di dalam mobilnya menyediakan beberapa pakaian, yang mana di setiap tempat beliau memakai pakaian yang berbeda. Bukan hanya pakaian, tapi beliau juga memilih kendaraan yang paling bagus, dan makanan yang enak-enak.

Karena menurut beliau, sesuai dengan ajaran tarekat asy-Syadzili, semua kemewahan itu jika disyukuri, itu lebih baik daripada tidak mewah tapi sering mengeluh. Karena mengeluh sama dengan benci terhadap takdir Allah.

Perhatikan ketika Imam Syadzili berkata kepada murid-muridnya:

يا بني برد الماء فإنك إذا شربت الماء الساخن فقلت : الحمد لله، تقولها بكزازة. وإذا شربت الماء البارد فقلت : الحمد لله، استجاب كل عضو منك بالحمد لله

“Wahai anakku, dinginkanlah air minummu. Karena ketika kau meminum air panas, lalu kau mengucapkan syukur, syukurmu masih disertai rasa sakit hati. Tapi jika kau meminum air dingin yang segar lalu kau mengucapkan syukur, berarti kau memenuhi seluruh tubuhmu dengan Alhamdulillah.”

Miskin dan kaya, keduanya adalah ujian semata. Tergantung bagaimana cara seseorang menerimanya. Semoga kita semua dapat meneladaninya dan mendapatkan barakahnya.

Oleh : Shofiyullah el_Adnany

Referensi : Al-Kaukabud Durri Fi Manaqibi Sayidi Abi Hasan asy-Syadzili |

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.