Asscholmedia.net – Kegiatan Asschol berupa pengajian kitab tidak hanya dilaksanakan oleh Asschol Putra saja akan tetapi Asschol Putri juga turut merealisasikan pengajian kitab sebagai kegiatan rutinan juga, hal ini seperti yang dilaksanakan oleh Asschol Putri Galis yaitu pengajian kitab Matnus Syarif karya Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan yang diasuh oleh Nyai Hj. Mutmainnah Aschal.

Kegiatan Pengajian Asschol Putri Galis ke 3 yang bertempat di kediaman Hj. Sus tampak berjalan dengan lancar hingga acara selesai. Jumat, (22/7/22).

Untuk mengubah diri kita menjadi pribadi lebih istiqomah, kita memerlukan niat yang tepat. Niat tersebut haruslah niat yang baik dan juga kuat. Niat itu idealnya berkaitan dengan keimanan kita pada Tuhan dan bukan karena alasan lain. Sebagaimana ditegaskan oleh Nyai Mutmainah Aschal.

“Alumni harus bisa menata niat dalam mencari ilmu, serta mencari ridlo orang tua untuk mendapatkan kemuliaan”, tegasnya

Selain itu, Nyai Mut (sapaan akrabnya), juga menegaskan khususnya kepada Alumni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan agar senantiasa menjadi orang yang istiqamah.

“Alumni harus menjadi orang istiqomah dalam beribadah. Birrul walidain untuk mendapatkan sebuah kesuksesan, melakukan tirakat harus keluar dari kemauan diri sendiri jangan mengikuti hawa nafsu”, imbuhnya.

Adapun pembahasan Kitab Matnus Syarif pada pengajian ini menerangkan tentang Rukun Islam, yaitu dengan membaca dua kalimat syahadat sudah dinyatakan dirinya muslim, karena sudah menjadi muslim maka diperintahkan untuk mengerjakan sholat, dalam sholat pasti tidak lepas dengan dua kalimat syahadat maka hati dengan lisan harus disatukan untuk mendapatkan kekhusyukan.

Untuk mendapatkan kekhusyukan diperlukan sebuah kebiasaan agar menjadi keistiqomahan sehingga menjadikan sholatnya wusul kepada Allah SWT.

Kemudian menunaikan zakat, baik zakat maal ataupun zakat fitrah dan berpuasa di bulan Ramadhan serta mengqodlo (mengganti) bagi yang punya hutang puasa. Ketika mengqodlo puasa di bulan yang sunnah maka cukup niat untuk mengqodlo puasa yang wajib tidak perlu niat untuk puasa sunnahnya, karena sunnahnya juga akan ikut dengan yang wajib.

Beda halnya punya hutang puasa wajib tapi malah niat puasa sunnah maka puasa sunnahnya tidak sah karena masih punya hutang puasa wajib.

Dan yang terakhir melaksanakan ibadah haji ke baitullah bagi yang mampu.

Kontributor: Jumiyah, S.Pd.
Reporter: Rofi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.