Suasana Apel Akbar Nasional JULEHA Indonesia di Alun-alun Kota Bangkalan.

Asscholmedia.net – Juru Sembelih Halal (JULEHA) adalah sebuah profesi yang melakukan pekerjaan penyembelihan halal pada usaha pemotongan unggas di RPH-U (Rumah Potong Hewan Unggas) maupun pada ruminansia di RPH-R (Rumah Potong Hewan Ruminansia domba/ kambing/ sapi/ kerbau). Belakangan ini, profesi Juru Sembelih Halal mulai banyak dibutuhkan juga pada penyembelihan hewan qurban Idul Adha, seiring dengan meningkatnya kesadaran Umat Islam dalam mengelola ibadah qurban secara profesional.

Bersama Ulama dan Umara, Panitia DPW JULEHA Indonesia Jawa Timur gelar Apel Akbar Nasional bertempat di Alun-alun Kota Bangkalan, Kota Dzikir dan Sholawat. Kamis, (30/06). Mengangkat tema “JULEHA Siaga PKM dan Berjuang Profesional Sebagai Duta Halal Meat Kelas Dunia”.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) JULEHA Bapak Petrus Hariyanto menyampaikan bahwa dengan jumlah 38 Kabupaten di Jawa Timur bersama-sama Gubernur Jawa Timur akan melatih juru sembelih halal yang profesional dan bersertifikat.

Pelatihan-pelatihan JULEHA sudah dilakukan diberbagai daerah di Jawa Timur, baik berlokasi di lembaga pendidikan seperti pondok pesantren maupun di masjid-masjid. Hal ini bertujuan untuk melatih juru sembelih yang profesional, dari kota Bangkalan ini akan menjadi awal kebangkitan juru sembelih halal yang handal. “Ini adalah kebangkitan awal menuju juru sembelih halal yang dimulai dari Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan, tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bapak Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron sangat mensupport adanya JULEHA sehingga dengan adanya JULEHA ini bisa menjadi ikatan silaturrahim yang kuat dan berharap adanya JULEHA ini bisa mengatasi wabah PMK yang saat ini tengah melanda.
Selain itu, dengan adanya JULEHA ini bisa memberikan kualitas yang baik terhadap daging, khususnya umat Islam yang sebentar lagi akan menghadapi hari raya Idul Adha, harapnya.

Ra Latif, sapaan akrabnya Bupati Bangkalan, menegaskan bahwa masyarakat khususnya Bangkalan tidak perlu merasa khawatir dengan adanya PMK karena daging sapi yang terkena PMK tidak menular kepada masyarakat.

“Juru sembelih yang bersertifikasi sangat penting bagi masyarakat dan DPP JULEHA bisa menyebar ke bagian RPH, imbuh Bupati Bangkalan.

Turut hadir dalam acara Apel Akbar yaitu Asisten 3 Gubernur Jawa Timur, Ketua MUI Kabupaten Bangkalan, para kiai dan pemerintah Kabupaten Bangkalan beserta para santri Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Reporter: Rofi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.