•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•
INDAHNYA TAWAKAL
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

سَهِرَتْ أَعينٌ، وَنَامَتْ عُيونٌ
❁ في أمورٍ تكونُ أو لاتكونُ

فَادْرَأ الهمَّ مَا استَطعْتَ عَنْ النَّفْــس
❁ فحملا نكَ الهمومَ جنونُ

إن رَّباَّ كفاكَ بالأمسِ ما كانَ
❁ سَيَكْفِيكَ في غَدٍ مَا يَكُونُ

Sementara berpasang mata telah larut dalam mimpi

Matamu terus terjaga mencemaskan apa yang sedang dan akan terjadi atau tak terjadi

Palingkan hatimu sekuat kau bisa dari cemas yang menyergap dan mengguncang jiwamu

(Ingat) Kemarin Tuhan mencukupimu dengan apa yang sudah diberikan (Yakinlah) Dia niscaya akan menjamin untuk esokmu apa yang akan diberikan-Nya esok.
________________________________

Konon bait-bait syair di atas adalah tembang al-Imam as-Syafi’i dalam ad-Diwannya, menurut adz-Dzahabi dalam Tadzkirah al-Huffadznya mengatakan bahwa bait-bait syair adalah buah karya dari Abi Muhammad al-Qurthubiy sementara menurut ad-Dawwidiy dalam Thabaqu at-Tafsiraini mengatakan yang menembang bait-bait syair tersebut adalah Abu Abdillah an-Nahwi Imam al-Haram yang dikenal dengan sebutan al-Jahadz al-Marwiy.

Lalu ada pula kata-kata ini:

اِذَا لَمْ تَعْرِفْ عُنَوَانَ رِزْقِكَ فَلاَ تَخَفْ ❁ لِأَنَّ رِزَقَكَ يَعْرِفُ عُنْوَانَكَ ❁ فَإِذَا لَمْ تَصِلْ إِلَيْهِ ❁ فَهُوَ حَتْمًا سَيَصِلُ إِلَيْكَ ❁

Jika engkau tidak tau dimana alamat rizkimu, janganlah kawatir berlebihan, karena rizkimu tahu dimana alamatmu. Jika engkau tidak sampai kepadanya, percayalah dia akan sampai kepadamu.
______________________________

Kata-kata ini dalam al-Diwan al-Arabiy tergolong syair Majhulah (tidak diketahui penulisnya) hingga kini.

Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.