Paling Pelitnya Pelit

Asscholmedia.net – Siapakah yang dimaksud dengan orang yang paling pelit? Orang yang paling pelit menurut Nabi ﷺ adalah orang sebagai mana disebut dalam hadits berikut.

وأبخل الناس من بخل بالسلام

“Paling pelitnya manusia adalah seseorang yang pelit dengan mengucapkan salam.” (HR. Thabrani)

Pelit itu lawannya dermawan, yakni orang yang tidak murah hati dan tidak suka memberi. Orang Madura menamakan pelit dengan kata “Cerrek.”

Orang pelit di Madura diistilahkan dengan istilah “Delem Cepplengah,” yaitu leher bagian belakangnya cekung dalam. Semakin dalam tengkuknya semakin menandakan orang itu sangat pelit.

Orang pelit tidak ada baik-baiknya di mata masyarakat, sekalipun dia seorang tokoh kalau pelit orang akan memandang hina. Kalau ternyata si pelit adalah orang kaya, orang lain akan memaklumi kekayaannya, sebab dia menjadi kaya karena pelitnya. Jika kebetulan si pelit adalah orang miskin, masyarakat akan menganggap hidup dia jadi sengsara adalah sebagai hukuman sebab kepelitannya.

Sebagaimana keterangan hadits di atas, orang yang paling pelit menurut Nabi ﷺ adalah dia yang tidak mengucapkan salam kepada sesama muslimnya, baik dikenalnya atau tidak ketika berpapasan di jalan.

Sayid Muhammad bin Alawi bin Abbas al-Maliki al-Makki al-Hasani mengatakan,

فانه خفيف المؤونة عظيم المثوبة فلا يهمله إلا من بخل بالقربات وشح بالمثوبة وتهاون بمراسم الشريعة

Mengucapkan salam berarti mendoakan keselamatan untuk orang lain. Itu artinya salam adalah pembekalan yang ringan, tapi sangat besar pahalanya. Tidak akan menyia-nyiakan salam kecuali orang yang pelit dalam ibadah, meremehkan pahala dan mengabaikan etika syariat Islam.

Lalu, kenapa orang yang tidak mengucapkan salam dikatakan paling pelit?

Sebab orang yang pelit dengan harta bendanya masih bisa ditolelir dalam beberapa hal, karena memberikan harta benda kepada orang lain perlu terlebih dulu berperang dengan nafsu kecintaannya terhadap harta benda tersebut, harus rela hati dan lapang dada . Sedangkan mengucapkan salam tidak membutuhkan itu semua. Lantaran itu, orang yang tidak mau mengucapkan salam dianggap paling pelitnya manusia.

Sebenarnya, hadits di atas ada potongan lengkapnya, sebagaimana tertulis dalam kitab Muhammad ﷺ al-Insanul Kamil karya Sayid Muhammad bin Alawi berikut,

أعجز الناس من عجز عن الدعاء وأبخل الناس من بخل بالسلام

“Paling lemahnya manusia adalah orang yang tidak mampu berdoa, dan paling pelitnya manusia adalah orang yang pelit mengucapkan salam.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)

Jadi, orang yang tidak mengucapkan salam adalah paling pelitnya orang pelit, juga sekaligus paling lemahnya orang lemah, sebab salam adalah doa, dan bagi yang tidak sanggup berdoa adalah dia yang paling lemah.

Oleh : Shofiyullah el_Adnany

Referensi : Muhammad ﷺ al-Insanul Kamil| al-Allamah Sayid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Makki al-Hasani| Hal 277.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.