Jangan Panik


Asscholmedia.net – Setiap manusia pasti pernah merasakan kepanikan, terlebih ketika tengah kehilangan sesuatu yang sangat disayangi.

Ceritanya, ada seorang kakek tua punya jam tangan antik warisan dari para tetuanya terdahulu, yang selalu dipakainya kemanapun si kakek pergi.

Suatu ketika si kakek pergi ke sawah untuk panin padinya, tanpa terasa jam tangannya hilang di tengah tumpukan jerami.

Si kakek kepanikan luar biasa, lalu dicarinya jam tangan antik tersebut ke setiap tempat dimana si kakeh singgah di situ, terutama di tengah tumpukan jerami.

Hampir seharian si kakek mencari jam belum juga ketemu, hingga minta tolong anak-anak muda untuk membantu mencarinya, namun tak jua ditemukan.

Tiba-tiba seseorang tak dikenal datang turut serta mencarikan jam tersebut sembari minta izin. Setelah diizini, orang tak dikenal tadi hanya duduk di tumpukan jerami dengan tenangnya. Tidak lama jam tangan langsung ditemukan.

Semuanya jadi heran, kok bisa semudah itu, apa rahasianya. Orang itu bilang, saya hanya diam dengan tenang, sambil lalu berusaha mendengarkan bunyi detak jarum jam, lalu saya hampiri tempat dari mana bunyi itu datang.

Memang, sering kali untuk menemukan solusi kita harus tenang, sebaliknya jika panik, masalah kadang semakin bertambah.

Seperti yang saya alami, ketika kehilang kontak sepeda. Dicari kemana-mana tidak ketemu, hingga saya marah dan kesal, bahkan menyalahkan orang lain. Setelah putus asa dan mulai tenang, kemudian saya berfikir, barang kali ada ditumpukan sampah yang tadi saya buang, ternyata benar, kontak ada di sana. Hanya perlu ketenangan.

Oleh: Shofiyullah_el-Adnany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.