Benarkah Sayyidah Khadijah Wafat pada 11 Ramadhan?

Asscholmedia.net – Kemarin viral di medsos – FaceBook atau WhatsApp – konten yang menceritakan bahwa Sayyidah Khadijah wafat pada tanggal 11 Ramadhan. Sayang, dalam konten tersebut tidak menyertakan referensi yang bisa membuktikan validitasnya.

Karena penasaran, penulis berusaha mencari tahu akan kebenaran isi dari konten tersebut dari sumber aslinya.

“Benarkah Sayyidah Khadijah ra Wafat pada 11 Ramadhan?”

Mari sejenak kita menyusuri lorong sejarah yang termaktub dalam beberapa literatur Hadits dan Tarikh atau Sirah an-Nabawiyah. Berikut di antara keterangan sejarah yang sempat penulis himpun:

Syaikh Ibnu Katsir (w. 774 H) dalam al-Bidayah an-Nihayahnya mengatakan:

قال يعقوب بن سفيان: حدثنا أبو صالح، حدثنا الليث، حدثني عقيل، عن ابن شهاب قال: قال عروة بن الزبير: وقد كانت خديجة توفيت قبل أن تفرض الصلاة. ثم روى من وجه آخر عن الزهري أنه قال: توفيت خديجة بمكة قبل خروج رسول الله ﷺ إلى المدينة، وقبل أن تفرض الصلاة. وقال محمد بن إسحاق: ماتت خديجة وأبو طالب في عام واحد. وقال البيهقي: بلغني أن خديجة توفيت بعد موت أبي طالب بثلاثة أيام. ذكره عبد الله بن منده في كتاب (المعرفة)، وشيخنا أبو عبد الله الحافظ. قال البيهقي: وزعم الواقدي أن خديجة وأبا طالب ماتا قبل الهجرة بثلاث سنين عام خرجوا من الشعب، وأن خديجة توفيت قبل أبي طالب بخمس وثلاثين ليلة.

Ya’qub bin Sufyan, Abu Shalih, al-Laiys, Aqil meriwayat hadits pada kami, dari Ibnu Syihab beliau berkata: Urwah bin az-Zubair berkata: “Sayyidah Khadijah ra wafat sebelum difardukannya sholat waktu. Kemudian terdapat riwayat lain dari az-Zuhri, bahwa beliau berkata: “Sayyidah Khadijah ra wafat di kota Makah sebelum Rasulullah keluar hijrah ke Madinah dan sebelum difardhukannya sholat waktu. Muhammad bin Ishaq mengatakan: “Sayyidah Khadijah ra dan Abu Thalib ra wafat di tahun yang sama. Imam al-Baihaqiy mengatakan: al-Waqidiy berasumsi bahwa Sayyidah Khadijah ra dan Abu Thalib ra wafat sebelum hijrah dengan selisih 3 Tahun ketika mereka (Rasulullah ﷺ dan sahabatnya) ke keluar dari kampung syu’aib dan Sayyidah Khadijah ra wafat sebelum Abu Thalib ra dengan selisih 35 malam.

Syaikh Ibnu Hajar al-‘Asqolani (w. 852 H) dalam Fathu al-Barinya mencatat:

قال الزبير وكانت خديجة تدعى في الجاهلية الطاهرة وماتت على الصحيح بعد المبعث بعشر سنين في شهر رمضان وقيل بثمان وقيل بسبع فأقامت معه صلى الله عليه وسلم خمسا وعشرين سنة على الصحيح وقال ابن عبد البر أربعا وعشرين سنة وأربعة أشهر وسيأتي من حديث عائشة ما يؤيد الصحيح في أن موتها قبل الهجرة بثلاث سنين وذلك بعد المبعث على الصواب بعشر سنين.

Az-Zubair berkata: “Sayyidah Khadijah ra saat di zaman Jahiliyah di panggil dengan sebutan al-Tharah (perempuan yang suci). Menurut pendapat yang shahih (benar) Sayyidah Khadijah ra wafat di bulan Ramadhan setelah terutusnya Rasullullah ﷺ dengan selisih 10 Tahun, sebagaian pendapat mengatakan 8 Tahun dan sebagian yang mengatakan 7 Tahun . Sayyidah Khadijah ra hidup bersama Rasulullah ﷺ selama 24 tahun sekali lagi menurut pendapat yang benar. Ibnu Abdul al-Barr mengatakan: 24 Tahun lebih 4 bulan. Dicatatan berikutnya terdapat hadits dari Sayyidah Aisyah ra yang menguatkan pendapat yang shohih ini. Yaitu, bahwa Sayyidah Khadijah wafat sebelum Hijrah dengan selisih 3 Tahun demikian itu jika dihitung dari setelah terutusnya Rasullullah ﷺ pendapat yang benar berarti selisih 10 tahun.

Selanjutanya Syaikh Ibnu Hajar al-‘Asqolani dalam al-Ishabah fi Tamyizi ash-Shahabah mengatakan:
كان موتها في رمضان.

و قال الواقديّ: توفيت لعشر خلون من رمضان، و هي بنت خمس و ستين سنة، ثم أسند من حديث حكيم بن حزام أنها توفيت سنة عشر من البعثة بعد خروج بني هاشم من الشعب، و دفنت بالحجون، و نزل النبي اللَّه (صلى اللَّه عليه و سلّم) في حفرتها، و لم تكن شرعت الصلاة على الجنائز.

“Sayyidah Khadijah ra wafat di bulan Ramadhan. Syaikh al-Waqidiy mengatakan: “Sayyidah Khadijah ra wafat pada tanggal 10 atau malam 11 bulan Ramadhan pada usia 65 tahun kemudian al-Waqidiy bersandar pada hadits Hakim bin Hazam mengatakan, bahwa Sayyidah Khadijah ra wafat pada tahun ke-10 dari terutusnya Rasullullah ﷺ setelah keluarnya Bani Hasyim dari kampung Sya’ib dan dimakamkan tanah Hujun dan Rasullullah ﷺ sendiri yang menurun jenazah Sayyidah Khadijah ra ke liang lahad.

Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Referensi:

📖 Syaikh Abu Fida’ al-Hafidz Ibnu Katsir ad-Damsyiqi, Al-Bidayah wa an-Nihayah, Daru al-Kutub al-Ilmiyah juz 3 hal 62.

📖 Syaikh Abu Fida’ al-Hafidz Ibnu Katsir ad-Damsyiqi, As-Sirah an-Nabawiyah, Daru al-Kutub al-Ilmiyah hal 175.

📖 Syaikh Ahmad bin Ali bin Hajar al-Asqolaniy, Fathu al-Bari bi Syarhi Shahih al-Bukhariy, Mathba’ah Ali Su’ud juz 7 hal 164.

📖 Syaikh Ahmad bin Ali bin Hajar al-Asqolaniy, Al-Ishabah fi Tamyizi ash-Shahabah, Daru al-Kutub al-Ilmiyah juz 8 hal 62.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Komentar