Varian Vitamin


Assalamualaikum teman-teman, berjumpa kembali dalam tulisan edisi 3 yang insyaallah akan membahas salah satu kebutuhan gizi dalam tubuh yaitu Vitamin.

Zat gizi adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya yakni menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses kehidupan dalam tubuh. Macam-macam zat gizi yang jadi pilar dalam tubuh berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Nah edisi tulisan kali ini penulis akan fokus pada vitamin saja agar kita kenal lebih jauh dengan varian vitamin yang dibutuhkan tubuh kita.

Sudah pada tahu belum nih apa yang dinamakan vitamin? mungkin kalian sudah banyak dengar disekitar kalian, tidak apa-apa ya penulis ulas lag. Definisinya yakni ikatan senyawa-senyawa organik yang dibutuhkan pertumbuhan normal dan mempertahankan hidup manusia yang secara alami tidak mampu untuk mensintesis senyawa-senyawa tadi, lewat proses anabolisme.

Vitamin A : Vitamin ini merupakan salah satu zat gizi mikro yang mempunyai manfaat sangat vital bagi tubuh manusia terutama dalam penglihatan. Selain itu, vit A juga membantu pembentukan sperma dan sel telur, pembuahan dan perkembangan janin, masa bayi, anak-anak, dewasa dan masa tua. Berbagai makanan hewani seperti susu, keju, kuning telur, hati dan berbagai ikan yang tinggi kandungan lemaknya merupakan sumber utama bagi vit A, demikian juga sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuning atau merah terutama wortel.

Vitamin B :
B1 : berguna untuk menghasilkan energi dari karbohidrat, kekurangan B1 menyebabkan terganggunya jaringan syaraf dan beri-beri. Sumber B1 diantaranya ikan tuna, jamur, hati sapi, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian atau beras pecah kulit atau bekatulnya.

B2 : beberapa bahan makanan yang mengandung B2 antara lain hati, jantung, ginjal, daging, susu, teur dan beberapa jenis sayuran hijau. Kekurangan B2 pada pasien wanita disebut Cheilosis (gejala retak retak pada kulit di sudut bibir, kerak-kerak pada kulit, bibir dan lidah.


(Cheilosis atau Cheilitis)

B3 : sumber B3 antara lain daging, terigu, jagung, telur dan susu. Kekurangan B3 akan menyebabkan pelagra (sakit tenggorokan, lidah dan mulut), gatal pada tangan, siku, kaki, kulit serta leher (mula-mula merah, bengkak, lunak, berlanjut kulit bersisik dan kadang-kadang luka).

B5 : sumber utama dari B5 adalah biji-bijian, daging ayam, daging sapi, hati, ginjal, jamur, kuning telur, brokoli dan kentang.

B6 : sumber B6 dari beras, jamur, sayuran, daging, ikan dan telur. Kekurangan BY menyebabkan kulit rusak dan syaraf motorik (anggota gerak) terganggu.

B8 : terdapat dalam berbagai makanan antara lain kuning telur, kedelai, daging unggas, daging merah dan jamur. B8 disintesis oleh bakteri usus halus, kekurangan jarang terjadi kecuali pada pemberian antibiotik jangka panjang karena akan mengurangi bakteri usus halus.

B9 : sumber B9 antara lain : sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, jamur dan hati.

B12 : sumber utama yaitu daging sapi, ikan, kepiting, lobster, susu sapi dan telur.

Vitamin C : sumber utama vit C bagi manusia adalah buah-buahan seperti jeruk, tomat, buah mente dan belimbing, disamping itu juga dari sayuran sehingga vit C disebut fresh food vitamin.

Vit C mempunyai peran sebagai penyembuh luka dan meningkatkan daya tahan tubuh melawan infeksi termasuk Covid 19, selain itu juga berfungsi sebagai antioksidan dan penghambat pencoklatan. Konsumsi vit C berlebih menyebabkan iritasi lambung, diare, penyakit maag, meningkatkan kadar asam urat di dalam kandungan kemih akan memicu risiko gangguan pada ginjal.

Vitamin D : sumber vit D banyak dalam bahan nabati dan minyak hati ikan. Sebenarnya tubuh bisa mengolah vit D secara mandiri namun perlu diaktifkan lewat sinar UV. Kekurangan vit D akan menyebabkan beberapa penyakit atau memicu perkembangan penyakit diantaranya terganggunya fungsi tulang dan otot, kanker, kencing manis (diabetes), penyakit jantung (kardiovaskular), penyakit autoimun, penyakit syaraf (gangguan neurologis) contoh penyakit alzheimer dan gangguan kehamilan.

Vitamin E : sumbernya bisa didapatkan dari bahan-bahan nabati (minyak kelapa dan minyak sawit), kacang-kacangan (kacang kedelai dan kacang tanah), biji-bijian ( biji bunga matahari dan wijen) dan sayuran hijau (bayam dan brokoli). Peran vit E bekerja sebagai antioksidan karena ia mudah teroksidasi, sifat antioksidan vit E merupakan pertahanan melawan radikal bebas. Radikal bebas adalah suatu senyawa molekul yang mempunyai elektron yang tidak utuh (tinggal sebelah dan tidak berpasangan. Radikal bebas merupakan senyawa yang tidak stabil dan cepat bereaksi dengan senyawa lain sehingga membentuk lebih banyak radikal bebas secara berantai. Kerusakan akibat serangan radikal bebas dikaitkan dengan kerusakan jaringan ditandai dengan munculnya ketuaan secara dini (prematur aging), kanker, aterosklerosis (penumpukan lemak didinding pembuluh darah). Dengan adanya sifat antioksidan dari vit E, sel dan komponen tubuh yang lain akan melindungi dari serangan radikal bebas dan menghentikan reaksi berantai atau oksidasi merusak. Radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh seimbang artinya ini kondisi yang yang membahayakan tubuh, sebaliknya bila antioksidan lebih banyak kerusakan yang dipengaruhi radikal bebas akan dapat diantisipasi sehingga tidak terjadi perkembangan penyakit.

Vitamin K : sumber yang mengandung vit k diantaranya tumbuh-tumbuhan seperti wortel, bayam, kubis, hati dan ikan.peran dari vit K ini sebagai faktor pembekuan darah, kalau pernah lihat darah yang kental itu karena bagian dari tugas vit K yang bekerja, apabila tubuh kekurangan vit K biasanya darah lebih cair atau waktu terjadi luka akan lama berhenti perdarahannya, bisa juga ada gejala gampang mimisan (tapi tidak selalu bisa dari faktor lainnya juga).

Sekian dulu dari penulis, semoga bisa bermanfaat buat kalian yaa, salam sehat selalu dan Wassalamualaikum !!!

Oleh : dr Muhammad Syaifudin (alumni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.