Menanam Barokah di Bulan Rajab

وقال أبو بكر البلخي : شَهْرُ رَجَبَ شَهْرُ الزَّرْعِ ، وَشَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ سَقْيُ الزَّرْعَ ، وَشَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرُ حَصَادِ الزَّرْعِ.

Bacaan Lainnya

Abu Bakar al-Balkhi (850 H – 934 H) berkata, “Bulan Rajab saatnya menanam. Bulan Sya’ban saatnya menyiram tanaman dan bulan Ramadhan saatnya menuai hasil.”

وقال – أيضاً – : مَثَلُ شَهْرِ رَجَبَ كالرِّيْحِ ، وَمَثَلُ شَعْبَانَ مِثْلُ الغَيْمِ ، وَمَثَلُ رَمَضَانَ مَثَلُ المَطَر ، وَمَنْ لَمْ يَزْرَعْ وَيَغْرِسْ فِيْ رَجَبَ ، وَلَمْ يَسْقِ فِيْ شَعْبَان فَكَيْفَ يُرِيْدُ أن يَحْصُدَ فِيْ رَمَضَانَ.

Abu Bakr al-Balkhi juga berkata, “Bulan Rajab seperti angin, bulan Sya’ban bagaikan mendung dan bulan Ramadhan bagaikan hujan. Siapa yang tidak menanam di bulan Rajab, lalu tidak menyiram tanamannya di bulan Sya’ban, maka jangan berharap ia bisa menuai hasil di bulan Ramadhan.”

Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Referensi:

✍️ al-Imam al-Hafidz Zainuddin Abi al-Faraj Abdurrahman bin Ahmad bin Rajab al-Hanbali ad-Damsyiqi |Lathaifu al-Ma’rif fi Ma li al-Wasmi al-Ami min al-Wadhaif| Daru Ibnu Katsir, hal 234|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.