Harapan Harus Seiring Dengan Usaha

Tidak ada komentar 41 views
banner 160x600
banner 468x60


#Kalam_Sufi

Yahya bin Mu’adz ar-Raziy ra berkata:

من أعظم الاغترار عندي: التمادي في الذنوب مع رجاء العفو من غير ندامة، وتوقع القرب من الله تعالى بغير طاعة، وانتظار زرع الجنة ببذر النار، وطلب دار المطيعين بالمعاصي، وانتظار الجزاء بغير عمل، والتمني على الله عز وجل مع الإفراط

“Menurutku, termasuk kesalahan yang terbesar terhadap diri sendiri adalah bergelimang dosa dengan mengharap ampunan Allah ﷻ, (tapi) tanpa menyesali dosa-dosanya. Merasa dekat dengan Allah ﷻ (tapi) tanpa ada usaha beribadah dan taat kepada-Nya. Menanti kenikmatan surga (tapi) dengan menabur benih-benih siksa neraka. Mencari tempat kembali orang-orang yang taat (tapi) dengan menjalankan kemaksiatan. Menanti pahala (tapi) tanpa beramal. Mengharapkan rahmat Allah ﷻ (tapi) dengan menjalankan perbuatan yang melampaui batas.

ما بالُ دينكَ تَرضَى أن تدنِّسه
* وثوبُ نفسِك مغسولٌ من الدنسِ

Mengapakah kau rela agamamu kau kotori
Sementara baju harianmu (selalu) kau cuci dari kotoran?

تَرجُو النَّجاةَ ولم تَسلك مَسَالِكَها
* إنَّ السَّفينةَ لا تَجْري على اليَبَسِ

Engkau menginginkan keselamatan, sentara engkau tidak melewati jalannya
Ketahuilah, sesungguhnya perahu tidak akan pernah berjalan di atas lautan.

Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Referensi:

📒Imam Abu Hamid al-Ghazali| Ihya’ Ulumiddin Thaha Putra-Semarang| juz 4 hal 140

📒Sayyid Muhammad az-Zabidiy| Itihafi as-Sadati al-Muttaqin Syarhi Ihya’ Ulumiddin| Daru al-Kutub al-Ilmiyah juz 11 hal 329

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas