DOA-DOA RASULULLAH ﷺ SAAT TURUN HUJAN LEBAT DAN ANGIN KENCANG (3)

3- Rasulullah ﷺ bersabda:

Bacaan Lainnya

لَا تُسُبُّوا الرِّيحَ فَإِنَّهَا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ تَأْتِي بِالرَّحْمَةِ وَالْعَذَابِ وَلَكِنْ سَلُوا اللَّهَ مِنْ خَيْرِهَا وَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ شَرِّهَا

“Jangan caci maki angin, karena sesungguhnya ia termasuk dari rahmat Allah ﷻ, ia datang membawa rahmat dan kadang datang membawa azab. Karena itu mohonlah kepada Allah ﷻ kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah ﷻ dari keburukannya. ” (HR. Abu Daud no. 4433 dan Ibnu Majah no. 3717 Maktabah Syamilah)

Dalam hadits lain Rasulullah ﷺ juga bersabda:

لَا تسُبُّوْا الرِّيْحَ فَإِذَا رَأَيْتُمْ مَا تَكْرَهُوْنَ فَقُوْلُوْا اللَهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرِّيْحِ وَخَيْرِ مَا فِيْهَا وَخَيْرِ مَا أُمِرَتْ بِهِ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذِهِ الرِّيْحِ وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُمِرَتْ بِهِ

“Janganlah kamu mencela angin, Jika kamu melihat apa yang kamu tidak suka dari angin itu maka Berdo’alah : “Ya Allah, kami mohon kepadamu kebaikan angin ini, dan berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, dan dari keburukan yang ada pada angin ini, dan dari keburukan yang angin ini dikirim”. (Shahih, HR. At-Tirmidzy dalam Sunan-nya(2252), Ahmad dalam Al-Musnad (5/123/no.21176).

Sayyidah Aisyah radhiallahu anha berkata: bahwa Rasulullah ﷺ berdoa ketika terjadi angin kencang:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya.” (HR. Muslim 2122).

Syaikh Muhammad bin Ahmad al-Khatib asy-Syarbiniy al-Mishriy (w. 977 H) dalam al-Iqna’ fi Halli al-Fadzi Abi Syuja’ mengatakan:

تتمة: يسن لكل أحد أن يتضرع بالدعاء ونحوه عند الزلازل ونحوها، كالصواعق والريح الشديدة والخسف، وأن يصلي في بيته منفردا كما قاله ابن المقري لئلا يكون غافلا لأنه رسول الله صلى الله عليه وسلم كان إذا عصفت الريح قال: اللهم إني أسألك خيرها وخير ما فيها وخير ما أرسلت به وأعوذ بك من شرها وشر ما فيها وشر ما أرسلت به، اللهم اجعلها رياحا ولا تجعلها ريحا.

(Penyempurna): Disunnahkan bagi setiap orang mendekatkan diri pada Allah ﷻ dengan do, dzikir dan lainnya ketika bencana gempa bumi dan semacamnya seperti gemuruh petir dan halilintar, angin kencang serta alam gelap gulita. Dan hendaknya mengerjakan sholat sunnah di rumah masing-masing sebagaimana keterangan katakan Ibnu Muqarriy agar tidak menjadi orang lalai karena Rasulullah ﷺ ketika terjadi angin kencang beliau berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلاَ تَجْعَلْهَا رَيْحًا.

“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya. Ya Allah jadikan angin ini baik (bagiku), dan jangan jadikan buruk (bagiku).”

Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Referensi:

✍️ Syaikh Muhammad bin Ahmad al-Khatib asy-Syarbiniy al-Mishriy| Al-Iqna’ fi Halli al-Fadzi Abi Syuja’| Darul al-Kutub al-Ilmiyah juz 1 hal 395

✍️ Syaikh Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syarif an-Nawawy ad-Damsyiqiy| Al-Adzkar min Kalami Sayyidi al-Abror| Maktabah Nizar al-Mushthofa, Makkatu al-Mukarramah juz 1 hal 203-204

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.