Tips Imam Al-Ghazali Agar Istiqamah Sholat Malam

Asscholmedia.net – Al-Imam Abu Hamid Muhammad al-Ghazali (w. 505 H) dalam kitab Ihya’ Ulumiddinnya mengutip sebuah percakapan seorang laki-laki yang bertanya kepada al-Hasan al-Bishri tentang dirinya yang sulit untuk melaksanakan sholat malam. Dalam kitab itu al-Imam al-Ghazali mengisahkan:

Bacaan Lainnya

قال رجل للحسن: يا أبا سعيد إني أبيت معافى وأحب قيام الليل وأعد طهوري فما بالي لا أقوم؟ فقال: ذنوبك قيدتك.

Seorang laki-laki bertanya kepada al-Hasan al-Bashri, “Wahai Abu Sa’id, semalaman aku dalam keadaan sehat, lalu aku ingin melakukan shalat malam dan aku telah menyiapkan kebutuhan untuk bersuci, tapi mengapa aku tidak dapat bangun?” Al-Hasan menjawab, “Dosa-dosamu mengikatmu.”

Lalu al-Imam al-Ghazali melanjutkan kisah yang pernah dialami Sufyan ats-Tsauri beliau berkata:

وقال الثوري: حرمت قيام الليل خمسة أشهر بذنب أذنبته، قيل وما ذاك الذنب؟ قال: رأيت رجلاً يبكي فقلت في نفسي هذا مراء

Sufyan ats-Tsauri berkata: “Selama lima bulan aku merugi tidak melakukan shalat malam karena dosa yang aku perbuat.” Ia ditanya, “Apakah dosa yang engkau lakukan?” Ia menjawab: “Aku melihat seseorang menangis, lalu aku berkata dalam diriku, ‘Orang ini riya’.”

Rupanya dari dua cuplikan kisah di atas, membuat al-Imam al-Ghazali terinspirasi menyematkan dalam kitab Ihya Ulumuddinnya tips dan syarat-syarat agar mudah bisa istiqomah melakasanakan sholat malam setiap hari. Beliau berkata:

اعلم أن قيام الليل عسير على الخلق إلا على من وفق للقيام بشروطه الميسرة له ظاهرا وباطنا

“Ketahuilah bahwa qiyamul lail itu sulit kecuali bagi orang yang telah ditolong qiyamul lail yang memudahnya melakukan qiyamul lail secara dhahir dan batin”.

Adapun syarat-syarat memudahkan sholat malam secara dhohir adalah:

1- Tidak memperbanyak makan yang bisa menyebabkan banyak minum dan banyak tidur jadinya berat untuk bangun malam.

2- Tidak memayahkan diri disiang hari dengan perkerjaan yang melemahkan tubuh karena hal itu juga menyebabkan mudah tidur.

3- Tidak meninggalkan qailulah di siang hari karena qailulah adalah sunnah yang bisa menolong qiyamul lail.

4- Tidak melakukan dosa di siang hari karena melakukan dosa bisa mengeraskan hati dan bisa menghalang-halangi antara dia dengan sebab rahmah.

Sedangkan syarat-syarat memudahkan sholat malam secara bathin:

1- Selamatnya hati dari rasa iri terhadap orang-orang muslim, bid’ah dan dari kelebihan urusan dunia yang menjadikannya bercita-cita menghabiskan waktunya untuk mengurusi dunia, hal ini menyebabkan sulit untuk qiyamul lail dan kalau pun bisa qiyamul lail maka tidak berfikir tentang qiyamul lailnya malahan yang difikir dalam qiyamul lailnya adalah urusan dunia.

2- Perasaan takut yang sangat beserta memperpendek angan-angan karena seseorang berfikir tentang hiruk pikuk akhirat dan tingkatan neraka maka dia sulit untuk tidur dan besar rasa takutnya.

3- Mengetahui keutamaan-keutamaan qiyamul lail dengan mendengarkan ayat-ayat, hadits-hadits dan atsar tentang qiyamul lail hingga menjadi tetap harapan dan kedambaannya pada pahala dan bisa membangkitkan rasa rindu untuk mencari tambahan dan kecintaan pada derajat surga.

4- Cinta kepada Allah dan kuatnya keimanan bahwa dalam qiyamul lail, dia tidaklah berbicara dengan satu huruf kecuali dia sedang bermunajat (berbisik) dengan Rabbnya dan Dia memperhatikan hamba-hamba-Nya serta melihat apa yang tarbesit di dalam hatinya dan apa yang terbesit dalam hatinya adalah bersumber Allah yang dekat bersamanya.

فإذا أحب الله تعالى أحب لا محالة الخلوة به وتلذذ بالمناجاة فتحمله لذة المناجاة بالحبيب على طول القيام.

ketika seorang cinta kepada Allah maka akan suka menyendiri tanpa ada keraguan, dan akan merasa nikmat dengan munajat pada-Nya setelah itu nikmatnya bermunajat dengan Sang Kekasih menjadikannya kuat qiyamu lail dalam waktu lama.

Waallah A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

📌Referensi:

Al-Imam Abi Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali| Ihya’ Ulumuddin| Thoha Putra Semarang juz 1 hal 362-363

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.