Sholat Laksana Organ Tubuh Manusia

Tidak ada komentar 80 views
banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net – Syaikh Jamaluddin dalam kitab Mauidhatu al-Mukminin ringkasan kitab Ihya Ulumiddin mengatakan:

وَاعْلَمْ أَنَّ الصَّلَاةَ كَالْإِنْسَانِ، فَرُوحُهَا وَحَيَاتُهَا أَعْنِي الْخُشُوعَ وَحُضُورَ الْقَلْبِ وَالْإِخْلَاصَ كَرُوحِ الْإِنْسَانِ وَحَيَاتِهِ، وَأَرْكَانُهَا تَجْرِي مِنْهَا مَجْرَى قَلْبِهِ وَرَأْسِهِ وَكَبِدِهِ إِذْ يَفُوتُ وُجُودُ الصَّلَاةِ بِفَوَاتِهَا كَمَا يَنْعَدِمُ الْإِنْسَانُ بِعَدَمِهَا، وَالسُّنَنُ تَجْرِي مِنْهَا مَجْرَى الْيَدَيْنِ وَالْعَيْنَيْنِ وَالرِّجْلَيْنِ مِنْهُ فَهِيَ لَا تَفُوتُ الْحَيَاةَ بِفَوَاتِهَا وَلَكِنْ يَصِيرُ الْمَرْءُ بِفَقْدِهَا مُشَوَّهَ الْخِلْقَةِ مَذْمُومًا، وَالْهَيْئَاتُ تَجْرِي مِنْهَا مَجْرَى أَسْبَابِ الْحُسْنِ مِنَ الْحَاجِبَيْنِ وَاللِّحْيَةِ وَالْأَهْدَابِ وَحُسْنِ اللَّوْنِ وَنَحْوِهَا، فَمَنِ اقْتَصَرَ عَلَى أَقَلِّ مَا يُجْزِئُ مِنَ الصَّلَاةِ كَانَ كَمَنْ أَهْدَى إِلَى مَلِكٍ مِنَ الْمُلُوكِ عَبْدًا مَقْطُوعَ الْأَطْرَافِ، فَالصَّلَاةُ قُرْبَةٌ وَتُحْفَةٌ تَتَقَرَّبُ بِهَا إِلَى حَضْرَةِ مَلِكِ الْمُلُوكِ كَوَصِيفَةٍ يُهْدِيهَا طَالِبُ الْقُرْبَةِ مِنَ السَّلَاطِينِ إِلَيْهِمْ، وَهَذِهِ التُّحْفَةُ تُعْرَضُ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ثُمَّ تُرَدُّ عَلَيْكَ يَوْمَ الْعَرْضِ الْأَكْبَرِ، فَإِلَيْكَ الْخِيَرَةَ فِي تَحْسِينِ صُورَتِهَا وَتَقْبِيحِهَا، فَإِنْ أَحْسَنْتَ فَلِنَفْسِكَ وَإِنْ أَسَأْتَ فَعَلَيْهَا.

Ketahuilah, Sesungguhnya sholat laksana organ tubuh manusia, yaitu nyawa dan kehidupannya seperti manusia. Khusyu’, hadirnya hati (pada Allah ﷻ) dan iklas bagaikan nyawa dan kehidupan manusia.

Rukun-rukun sholat laksana hati, kepala dan jantung manusia karena sholat tanpa rukun-rukun itu dianggap tidak sholat begitu juga manusia bila tanpa hati, kepala dan jantung dianggap sudah tiada (mati).

Sunnah-sunnah sholat ibarat kedua tangan, dua mata dan dua kaki manusia karena manusia bila tanpa dua tangan, dua mata dan dua kaki tetap akan hidup meski dianggap cacat tubuh dan dicela, begitu juga sholat tanpa sunnah-sunnah itu dianggap cacat dan tercela.

Sunnah-sunnah Haiah sholat laksana pelengkap keindahan tubuh manusia seperti dua alis, jenggot, bulu mata, corak yang indah dan lain-lainnya.

Barang siapa, yang mengerjakan sholat hanya teringkas pada suatu yang lebih sedikit dari apa yang mencukupi sholat, maka laksana orang yang memberi hadiyah budak yang cacat pada seorang raja.

Sholat itu umpama hadiah yang diberikan pada Sang Maha Raja, Ibarat dayang-dayang atau hamba sahaya yang dihadiyahkan oleh pemiliknya pada para penguasa.

Hadiyah (sholat) ini dihatur kepada Allah ﷻ, kemudian kelak dikembalikan lagi padamu di hari penghaturan (amal) yang besar.
Maka kau diperintahkan agar memilih hadiyah yang terbaik dari yang jelek bentuknya. Bila hadiyah itu baik maka itu akan manfaat bagimu dan bila hadiyah itu jelek, tentu akan celaka bagimu.

Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

📌موعظة المؤمنين من إحياء علوم الدين • للشيخ محمد جمال الدين بن محمد بن سعيد القاسي،المتوافى ١٣٣٢ هـ • دار الكتب العلمية • جزء ١ صحيفة ٣٤.
📌 إحياء علوم الدين • للإمام أبي حامد محمد بن محمد الغزالي • دار الفكر • جزء ١ صحيفة ١٤٦

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas