Asschol Bangka Belitung; Bangun Perekonomian Dengan Berkebun

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net– Pada prinsipnya, banyak cara dan upaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan serta meningkatkan perekonomian sebuah lembaga maupun organisasi dengan melakukan hal yang sederhana hanya saja butuh kesungguhan secara kontinyu untuk mencapainya. Sebut saja Asschol Bangka Belitung yang saat ini sedang mengembangkan perekonomian mandiri berupa perkebunan sawit dan singkong. Hal ini dilakukannya guna untuk kemajuan Asschol di Bangka Belitung.

Ust. Abdul Aziz Ketua Pengurus Wilayah (PW) Asschol Bangka Belitung mengungkapkan bahwa pengembangan ini sudah dilakukan sejak 25 Maret 2020sampai sekarang sebagai upaya untuk mengembangkan perekonomian di Asschol Bangka Belitung  dan jenis perekonomiannya adalah mengembangkan perkebunan sawit dan singkong dengan Iuas lahan 4 hektar. Kebun yang masih kosong atau belum ditanami sawit dan singkong 2 hektar dan 2 hektarnyalagi sudah ditanami sawit dan singkong. Kegiatan perekonomian ini melibatkan pengurus tingkat Provinsi dan Tingkat Kabupaten. Lokasi berada di Jebus Kab. Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Empat hektar lahan tersedia untuk perkebunan Sawit dan Singkong oleh Asschol Bangka Belitung.

Strategi ini merupakan hasil jerih payah para Alumni dan Simpatisan Syaichona Moh. Cholil (Asschol) yang berada di Bangka Belitung tanpa melibatkan mitra atau pihak ketiga dalam mengembangkan perekoniman tersebut.

“Semua ini murni jerih payah Asschol Bangka Belitung sebagai bentuk rasa cinta dan ketaatan terhadap guru, para kiyai dan masyayikh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Demangan Barat Bangkalan,” Tutur Ust. Abdul Azis saat dikonfirmasi oleh pengurus Pusat Asschol.

Sebagai modal untuk mensukseskan progam perekonomian tersebut, pengurus Asschol Bangka Belitung mengadakan iuran kepada para Alumni dan Simpatisan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil.

Sedangkan yang melatarbelakangi pengembangan ekonomi ini adalah karena sulitnya untuk mengumpulkan dana disaat mengadakan rutinan ataupun kegiatan-kegiatan Asschol lainnya sehingga dengan melakukan budi daya perkebunan ini diharapkan menjadi sebuah solusi bagi Asschol Babel dalam mengatasi masalah yang tengah dihadapi.

“Yang mendorong Asschol Bangka Belitung (Babel) membangun ekonomi lewat perkebunan sawit dan singkong adalah kesulitan dalam mengumpulkan dana setiap kegiatan atau pertemuan Asschol, mengingat jarak tempuh antar alumni satu dengan yang lainnya sangat jauh termasuk dalam setiap pertemuan Asschol Babel yang diadakan setiap 4 bulan sekali sehingga kami (para pengurus Asschol Bangka Belitung) mencari solusi untuk hal tersebut. Selain itu, untuk membanatu pendanana setiap ada kegiatan Asschol Babel“ Jelasnya.

Oleh: Asschol Media

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas