Anjuran Memeriahkan Malam ‘Ied Dengan Gema Takbir

banner 160x600
banner 468x60
Asscholmedia.net – Syaikh Muhyiddin al-Imam an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar menyampaikan: “Pada malam hari raya juga dianjurkan untuk menyemarakkan dengan takbiran yaitu takbir mursal, takbir yang memang disyariatkan pada seluruh hari raya, tidak khusus ketika shalat (tidak mengiringi shalat) dan hendaknya dibaca dengan keras bagi kaum laki-laki untuk menampakkan syiar hari raya.
Pada โ€˜idul Fitri melakukan takbiran sejak terbenam matahari sampai dimulainya shalat hari raya, dianjurkan memperbanyak takbir baik di jalanan, di Masjid, Pasar, bahkan di tempat tidur, dan tempat-tempat lainnya, baik ketika duduk ataupun berjalan, siang atau pun malam.
Adapun pada โ€˜idul Adha sejak selesai shalat shubuh pada hari โ€˜Arafah sampai shalat โ€˜Asar pada akhir hari tasyrik, hal ini muktamad menurut Imam Ibnu Hajar, sedangkan menurut Imam Ramli adalah sejak masuk waktu fajar pada hari โ€˜Arafah sampai terbenamnya matahari pada akhir hari tasyrik.
Lafadz takbir yang dibaca berulang-ulang adalah:
ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑ
Adapun jika ingin menambahkan dengan bacaan takbir yang lebih panjang yang bagus (hasanah) sebagaimana dituturkan oleh Imam asy-Syafiโ€™i dan โ€˜ulama-โ€˜โ€™ulama Syafiโ€™iyyah adalah dengan lafadz:
ุงู„ู„ู‘ู‡ ุฃูƒู’ุจูŽุฑู ูƒูŽุจูŠุฑุงู‹ุŒ ูˆุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ูƒูŽุซูŠุฑุงู‹ุŒ ูˆูŽุณูุจู’ุญุงู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุจููƒู’ุฑูŽุฉู‹ ูˆุฃุตููŠู„ุงู‹ุŒ ู„ุง ุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูุŒ ูˆูŽู„ุง ู†ูŽุนู’ุจูุฏู ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฅููŠูŽู‘ุงู‡ู ู…ูุฎู’ู„ูุตููŠู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ุงู„ุฏูŠู†ูŽ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุฑูู‡ูŽ ุงู„ูƒุงููุฑููˆู†ุŒ ู„ุง ุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ูุŒ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽ ูˆูŽุนู’ุฏูŽู‡ูุŒ ูˆูŽู†ูŽุตูŽุฑูŽ ุนูŽุจู’ุฏูŽู‡ูุŒ ูˆูŽู‡ูŽุฒูŽู…ูŽ ุงู„ุฃุญู’ุฒูŽุงุจูŽ ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ูุŒ ู„ุง ุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ู‘ู‡ ูˆุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑู
Kemudian, apabila bertakbir dengan lafadz yang sudah menjadi kebiasaan, menurut jamaโ€™ah Ashhabus Syafiโ€™i adalah tidak apa-apa bahkan merupakan shighat yang disukai dan pokok, sebagaimana lafadz:
ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑูุŒ ู„ุง ุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูุŒ ูˆุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูƒู’ุจูŽุฑู ูˆู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู.
Waallahu A’lamu
author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas