Aneka Keistimewaan Yang Didapat Oleh Orang Berpuasa (6 – selesai)

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net – Terakhir dari semua catatan Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani yang sempat penulis rangkum dalam kitab Syarfu al-Ummati al-Muhammadiyah:

9- Allah ﷻ beri keistimewaan pada orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan 5 perkara yang tidak diberikan pada umat sebelumnya sebagaimana yang disampaikan Rasulullah dalam haditsnya dari riwayat Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

أُعْطِيَتْ أُمَّتِي خَمْسَ خِصَالٍ فِي رَمَضَانَ لَمْ تُعْطَهَا أُمَّةٌ قَبْلَهُمْ ، خُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ، وَتَسْتَغْفِرُ لَهُمْ الحِيتانُ حَتَّى يُفْطِرُوا ، وَيُزَيِّنُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ كُلَّ يَوْمٍ جَنَّتَهُ ، ثُمَّ يَقُولُ يُوشِكُ عِبَادِي الصَّالِحُونَ أَنْ يُلْقُوا عَنْهُمْ الْمَئُونَةَ وَالْأَذَى وَيَصِيرُوا إِلَيْكِ وَيُصَفَّدُ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ فَلَا يَخْلُصُوا إِلَى مَا كَانُوا يَخْلُصُونَ إِلَيْهِ فِي غَيْرِهِ وَيُغْفَرُ لَهُمْ فِي آخِرِ لَيْلَةٍ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَهِيَ لَيْلَةُ الْقَدْرِ قَالَ لَا وَلَكِنَّ الْعَامِلَ إِنَّمَا يُوَفَّى أَجْرَهُ إِذَا قَضَى عَمَلَهُ.

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: Rasulullah ﷺ beliau bersabda: “Pada bulan Ramadhan umatku diberi lima hal yang tidak pernah diberikan kepada umat sebelumnya: Bau tidak sedap mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah ﷻ daripada minyak misik, segenap ikan memintakan pengampunan untuk mereka sehingga mereka berbuka, setiap hari Allah ﷻ mempercantik surga, kemudian berfirman: “Hampir-hampir para hamba-Ku yang shalih mendapati berbagai beban dan rasa sakit, dan akhirnya mereka sampai kepadamu (surga), para syetan dibelenggu, sehingga mereka tidak mampu mencapai sesuatu yang di luar Ramadhan mereka mampu mencapainya, dan pada akhir Ramadhan Allah ﷻ memberikan pengampunan, ditanyakan kepada Rasulullah ﷺ apakah malam yang dimaksud adalahlailatul qadar? Beliau ﷺ menjawab: bukan, akan tetapi, setiap pekerja jika telah menyelesaikan kerjanya niscaya akan diberikan upahnya secara penuh”. (HR. Ahmad, al-Bazzar dan al-Baihaqi).

Baca juga:

Selain itu puasa adalah zakat bagi tubuh seperti yang disabdakan Rasulullah ﷺ dalam haditsnya:

لِكُلِّ شَيْءٍ زَكَاةٌ، وَزَكَاةُ الْجَسَدِ الصَّوْمُ وَالصِّيَامُ نِصْفُ الصَّبْرِ

“Setiap sesuatu itu ada zakatnya, dan zakatnya tubuh adalah berpuasa dan puasa adalah setengah dari kesabaran.” (HR. Ibnu Majah).

Selanjutnya Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani memaparkan bahwa puasa di bulan Ramadhan adalah penyebab diampuninya segala dosa dan menjadi penebusnya berdasarkan dua hadits Nabi ﷺ yang dirawayat Abu Hurairah ra:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إيمَانًا وَ احْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

““Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah ﷻ, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni dan barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah ﷻ, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud an-Nasa’i dan Ibnu Majah).

ﺍﻟﺼَّﻠَﻮَﺍﺕُ ﺍﻟْﺨَﻤْﺲُ ﻭَﺍﻟْﺠُﻤْﻌَﺔُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠُﻤْﻌَﺔِ ﻭَﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻣُﻜَﻔِّﺮَﺍﺕٌ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻦَّ ﺇِﺫَﺍ ﺍﺟْﺘَﻨَﺐَ ﺍﻟْﻜَﺒَﺎﺋِﺮَ

“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan ramadhan ke Ramadhan, merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim).

Waalahu A’lamu
————————-

✍ Disadur dari kitab Syarfu al-Ummati al-Muhammadiyah karya as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani hal 143-144 cet Dunia Mega Barokah Utama-Jakarta.

Oleh: Ust. Abdul Adzim (Pengajar di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan)

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas