Aneka Keistimewaan Yang Didapat Oleh Orang Berpuasa (5)

Asscholmedia.net – Diantara keistimewaan yang diberikan Allah ﷻ pada orang-orang yang berpuasa dari umat ini dalam catatan Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani dalam kitab Syarfu al-Ummati al-Muhammadiyah:

Bacaan Lainnya

8- Allah ﷻ memberikan tambahan pahala yang melimpah bagi orang yang berpuasa selain pahala puasa yang didapatnya dan menjadikan pahala ini bagi orang yang memuliakan orang lain yang sedang berpuasa dengan menyuguhkan ta’jil (makan berbuka) padanya sekali pun hanya berupa sepotong roti atau seteguk air minum.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا فِي رَمَضَانَ مِنْ كَسْبٍ حَلَالٍ صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ أيَّامَ رَمَضَانَ كُلَّهَا، وَصَافَحَهُ جِبْرِيلُ –عليه السَّلام- لَيْلَةَ الْقَدْرِ، وَمَنْ يُصَافِحَهُ جِبْرِيلُ -عَلَيْهِ السَّلَامُ-، تَكْثُرُ دُمُوعُهُ وَيَرِقُّ قَلْبُهُ»، فَقَالَ رَجُلٌ: أَفرَأَيْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ لَمْ يَكُنْ ذَاكَ عِنْدَهُ؟ قَالَ فَلُقْمَةٌ خُبْزٍ قَالَ: أَفرَأَيْتَ مَنْ لَمْ يَكُنْ ذَاكَ عِنْدَهُ؟ قَالَ: «فَقَبْضَةٌ مِنْ طَعَامٍ»، قَالَ: أَفرَأَيْتَ مَنْ لَمْ يَكُنْ ذَاكَ عِنْدَهُ؟
فمَذْقَةٌ مِنْ لَبَنٍ قَالَ: أَفرَأَيْتَ مَنْ لَمْ يَكُنْ ذَاكَ عِنْدَهُ؟ قَالَ: «فَشَرْبَةٌ مِنْ مَاءٍ».

“Barangsiapa yang memberi makan-minum (untuk berbuka puasa) kepada orang yang berpuasa di dalam bulan Ramadhan dari hasil usaha yang halal, para malaikat mendo’akan (kebajikan) baginya setiap hari selama bulan Ramadhan, dan ma­laikat Jibril menjabat tangannya di malam lailatul qadar. Dan siapa yang dijabat tangannya oleh Jibril ia akan banyak meneteskan air mata dan hatinya menja­di lembut.” Seseorang bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimanakah jika orang tidak mempunyai itu untuk diberikan?” Beliau menja­wab, “Ya potong roti!” Orang itu masih bertanya, “Bagaimana jika itu pun ia tidak punya?” Beliau menjawab, “Ya sesuap makan­an!” Ia masih terus bertanya, “Bagaimanakah jika itu pun ia tidak punya?” Beliau menjawab, “Ya seteguk air.” (Diketengahkan oleh Abu Ya’la, empat Ash-habus-Sunan dan Ibnu Hibban).

Baca juga:

9- Bila orang yang berpuasa mau makan bersama dengan orang-orang yang sedang berbuka puasa dan ia melakukan hal itu semata kerena memuliakan puasa maka para malaikat mendoakan (kebajikan) padanya sebagaiman yang sabdakan Nabi ﷺ dalam hadits-Nya:

«إِنَّ الصَّائِمَ إِذَا أُكِلَ عِنْدَهُ لَمْ تَزَلْ تُصَلِّي عَلَيْهِ الْمَلَاِئكَةُ حَتَّي يُفْرَغُ مِنْ طَعَامِهِ»

Sesungguhnya (bagi) orang yang berpuasa jika seseorang makan disamping (bersama)nya maka para malaikat terus-menerus bershalawat (mendoakan) atasnya hingga selesai dari makannya. (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi)”.

Waalahu A’lamu
————————-

✍ Disadur dari kitab Syarfu al-Ummati al-Muhammadiyah karya as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani hal 140-141 Cet Dunia Mega Barokah Utama-Jakarta.

Oleh: Ust. Abdul Adzim (Pengajar di PP. Syaichona Moh. Cholil Bangkalan)
Bangkalan, 10 Ramadhan 1441 H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.