Hebat! Santri PP. Syaichona Moh. Cholil Raih Juara II MQK di Kemah Bahasa Arab Internasional

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net – Salah satu santri aktif Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Demangan Barat Bangkalan berhasil meraih Juara II Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) pada acara Kemah Bahasa Arab Internasional dan Muktamar ITHLA ke-VIII yang dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Pondok Gede Jakarta Timur yang digelar pada 25-27 November 2019.

Moh. Karror yang saat ini duduk di kelas 1 Aliyah Tarbiyatul Muallimin (ATM) putra dari pasangan Bapak Hasan dan Ibu Juhairiyah, yang sekaligus melaksanakan aktivitas sebagai Mahasiswa STAIS pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) semester III, merasa tak menyangka bisa meraih juara II karena rivalnya juga hebat-hebat dan bahkan ada yang dari Malaysia.

“Sebagai Juara lomba ini, saya benar-benar tidak menyangka mendapat juara II karena sekian banyak peserta itu sangat hebat dan tidak hanya dari Indonesia tapi juga dari Malaysia”, tuturnya.

Perlu juga dikethui bahwa acara Muktamar ITHLA ini digelar setahun sekali dan yang menjadi tuan rumah pun dilakukan secara bergiliran. Pada tahun 2019 ini, Muktamar ITHLA Ke-VIII di tuan rumahi oleh Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sehingga seluruh panitia dan rangkaian acara menjadi tanggungjawab anggota ITHLA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Delapan Mahasiswa PBA STAIS Sebagai Delegasi Acara Kemah Bahasa Arab Internasional di Jakarta: Nurul Hidayat PBA V, Ach.Zainuri PBA V, Moh.Karror PBA III, Helmiyah PBA V, Ulfiah PBA V, Lilis Sholeha PBA V, Muayyanah PBA III, Khoirul Anam PBA I.

Santri asal Dsn. Re’bire’en Desa Klapayan Kec. Sepulu Kab. Bangkalan ini mengungkapkan bahwa kita sebagai santri juga harus bisa multifungsi dan bisa bersaing pula dengan kaum berdasi.

“Bagi saya pribadi sebenarnya peran seorang santri pada hakikatnya sangat berarti, karena mayoritas peran dari seorang santri bisa multifungsi. Oleh karena itu, mahasiswa yang berbasis santri tidak menutup kemungkinan untuk bisa menjadi aktivis yang akademisi. Itu semua tergantung perindividual komitment pribadi. Sejauh mana hidupnya ingin berarti dan bersaing dengan mereka yang berdasi. Monggo berinovasi, berkontribusi, berkreasi, di Pesantren Syaichona Cholil kita ini demi keutuhan NKRI yang peran utamanya adalah seorang santri”, ungkapnya dengan penuh inspirasi dan motivasi.

Baca juga:

Pria yang juga menjadi ketua LT2Q di PP. Syaichona Moh. Cholil ini juga mengaturkan ucapan terimakasih pada kedua orang tuanya dan pada semua guru-gurunya terutama pada PP. Syaichona Moh. Cholil.

“Terima kasih banyak kami ucapkan kepada Guru kami dan Kedua Orang tua kami tercinta, serta sahabat-sahabat santri yang telah membimbing kami, memberikan motivasi kepada kami, dan memberikan pemikiran inovativ kepada kami”, ucapnya.

Reporter: Rofi
Redaktur: Ahmad Hafsin

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas