Tips Rahasia Mencetak Generasi Pencinta Al-Qur’an

banner 160x600
banner 468x60

Ust. Hamim Asy’ari Pengelola Pusat MQS Saat Sambutan

Asscholmedia.net – Metode Qur’ani Sidogiri (MQS) merupakan metode belajar membaca Al-Qur’an yang digagas oleh Tim Metode Qur’ani Pondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan.

Disampaikan oleh H.M. Basori Alwi (Pengasuh Pesantren Ilmu Al-Qur’an Singosari Malang) yang tertulis pada kata sambutan kitab tersebut, “Kehadiran metode Qur’ani ini merupakan bukti dari kesungguhan, kepedulian serta himmah yang besar dari para guru yang bertugas mengembangkan pembelajaran Al-Qur’an”.

Berhubungan dengan belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya, Rasulullah Saw bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang orang belajar Al-Qur’an dan Mengajarkannya” (HR. Al-Bukhari dari Utsman).

Dalam hadits Al-Baihaqi dari Abu Hurairah juga dijelaskan, “Orang yang belajar Al-Qur’an dalam usia dini, maka Al-Quran bercampur dengan darah dan dagingnya. Orang yang belajar Al-Qur’an pada masa tuanya, sedangkan Al-Qur’an itu lepas darinya, dan ia tidak meninggalkannya, maka ia mendapat pahala dua kali”.

Baca : Kontroversi Aturan Speaker Masjid, Langgar dan Mushalla

Pada kesempatan ini, (Ahad, 15/09/19) Pengurus Pusat Metode Qur’ani Sidogiri Cabang Bangkalan mengadakan Diklat Metodologi Metode Qur’ani Sidogiri bekerja sama dengan LT2Q PP. Syaichona Moh. Cholil Bangkalan bertempat di Aula PP. Syaichona Moh. Cholil. Kegiatan ini diadakan setiap semester di setiap Cabang.

Ust. Nur Hasan Pengurus MQS Wilayah Bangkalan Saat Menyampaikan Sambutan

Ust. Hamim Asyari dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Metode Qur’ani Sidogiri sudah tersebar ke 474 lembaga hingga ke Kalimantan, yang bekerja sama dengan Ikatan Alumni Sidogiri (IAS Sidogiri)” jelasnya.

Antusias: Para Peserta MQS Utusan Dari Berbagai Instansi dan Personal

“Sebenarnya mulai tahun 2009 lalu, Metode Qur’ani Sidogiri sudah diluncurkan dan alhamdulillah sampai saat ini terus berjalan dengan berbagai perbaikan”, ungkap Pengelola MQS tersebut.

Beliau juga menjelaskan maksud tujuan dari MQS ini tiada lain untuk “Meng al-Qur’ankan masyarakat, memasyrakatkan Al-Qur’an”, sehingga Al-Qur’an tidak lepas bagi kita utamanya bagi anak-anak yang masih dini.

Khidmat: Peserta Putri Sangat Semangat Mengikuti Pelatihan MQS

“Adapun Ilmu-ilmu yang lain bisa dikembangkan dengan memori otak tapi beda dengan Al-Qur’an, karena Al-Qur’an talaqqinya harus nyambung sesuai gurunya (min afwahil masyayikh)” Imbuhnya.

Reporter: Asy’ariadi
Redaktur: Ahmad Hafsin

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas