Mengungkap Rahasia Hari Tasyrik Yang Tidak Banyak Orang Tahu

banner 160x600
banner 468x60

 

Asscholmedia.net – Hari Tasyrik (Ayyâm al-Tasyrîq) adalah pengingat. Puasa, ibadah yang semula dianjurkan, dilarang di hari tasyrik. Rasulullah menyebutnya (H.R. Imam Muslim no. 1141): “Ayyâm akl wa syurb—hari makan-makan dan minum-minum” dan memberinya predikat sebagai a’dham al-ayyâm ‘ind Allah (hari termulia di sisi Allah).

Puasa merupakan salah satu ibadah yang ruang lingkup hikmah sosialnya sangat luas, mulai dari merasakan kelaparan, menahan diri dari yang haram, meningkatkan kelembutan hati sampai pengembangan kasih sayang. Namun, di hari tasyrik ibadah puasa dilarang dilakukan. Apa hikmah yang bisa kita ambil? Allah SWT berfirman (Q.S. al-Baqarah [2]: 203): “Berdzikirlah (dengan menyebut) Allah di hari-hari yang terbilang.”

Kalimat ‘hari-hari yang terbilang’ (al-ayyâm al-ma’dûdât) adalah hari tasyrik, menurut Ibnu Abbas ra (Ibnu Katsir, Tafsîr al-Qur’ân al-‘Adhîm, juz 1, hlm 203). Ayat diatas menunjukkan berdzikir merupakan ibadah yang sangat dianjurkan di hari tasyrik. Di samping hadits Rasul yang mengatakan: “Ayyâm al-tasyrîq ayyâm al-tha’am wa al-dzikr—hari tasyrik adalah hari makan dan berdzikir.”

Di hari tasyrik, makan yang bersifat kebutuhan jasmani disandingkan dengan dzikir yang bersifat ruhani. Dua sisi yang mewujud dalam diri manusia. Jika dilihat dari proses penciptaanya, bahan dasar manusia adalah tanah yang identik dengan kotor, rendah dan lembek. Kemudian bercampur dengan ruh Tuhan yang luhur. Pertemuan dua unsur berbeda ini membentuk manusia yang tidak hanya mewarisi kebaikan-kebaikan Tuhan tapi juga kerendahan tanah.

Dalam hidup, kita lebih sering menuruti kebutuhan tanah (daging) dibandingkan ruh yang ditiupkan Tuhan (jiwa). Kita diberi waktu tiga sampai empat hari untuk memuaskan unsur tanah kita (fisik/daging) di hari tasyrik, tapi Tuhan juga menginginkan kita bisa menyeimbangkannya dengan dzikir, agar ruhani kita tidak kering dan lapar. Keseimbangan keduanya sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan.

Dzikir adalah terma yang tidak biasa, memiliki arti yang luas cakupannya. Berasal dari kata dzakara-yadzkuru-dzikran yang berarti menyebut, mengingat-ingat, dan menjaga.Dalam al-Qur’an kata dzikr terkadang digunakan untuk menunjukkan ‘pengetahuan’ (Q.S. al-Nahl [16]: 43). Artinya, wilayah operasional dzikr sangat luas.

Makna pertama ‘menyebut’, wilayah operasionalnya berada di lidah atau mulut, menunjukkan kepada sisi luar atau jasmani. Kedua ‘mengingat-ingat’ atau recollection yang beroperasi di hati. Penggunaan kata dzikr dalam arti ‘mengingat-ingat’ berdasar pada kesaksian manusia ketika Allah meniupkan ruhNya yang diikuti pertanyaan (Q.S. al-A’raf [7]: 172): “Alastu birabbikum?—bukankah Aku tuhan kalian?” Mereka menjawab: “Balâ syahidnâ—benar, kami bersaksi”.

Baca juga:

Untuk mengingat, harus ada peristiwa yang pernah terjadi atau harus ada yang dilupakan. Setelah manusia bertemu dengan dunianya, terlahir dari alam atas ke alam bawah. Mereka melupakan perjanjian mereka dengan Tuhan. Kelupaan itu bertambah besar ketika manusia tidak bisa menyeimbangkan kebutuhan ruhani dan jasmani. Hampir semua perilaku mereka untuk memuaskan hasrat jasmani, dan ruhani pun terabaikan.

Ketiga ‘menjaga’, apabila dua proses makna itu telah diterapkan, kita harus menjaga dzikr kita dengan istiqomah agar keseimbangan lahir (lisan) dan batin (hati) terjaga, hingga sampai pada titik harmonisasi jiwa dan raga. Tidak ada lagi conflict of interest antara jasmani dan ruhani, semuanya saling melengkapi dan berimbang.

Mencapai semua itu tidak mudah, kita membutuhkan pengetahuan seperti makna lain zikir yang digunakan al-Qur’an. Tanpa pengetahuan zikir hanya berarti ibadah. Pengaruh internal dan eksternalnya terbatas. Rasulullah bersabda (H.R. Imam Tirmidzi): “Keutamaan orang alim atas ahli ibadah, sama seperti keutamaanku atas orang paling rendah dari kalian.”

Oleh: Muhammad Afiq Zahara (Penulis adalah Warga NU dari Yogyakarta, alumnus Pondok Pesantren al-Islah, Kaliketing, Doro, Pekalongan).

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas