Doa Menyembelih Hewan Qurban dan Tata Caranya

1 komentar 901 views
banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net – Hukum menyembelih hewan qurban adalah sunnah muakkad bagi muslim, yang baligh dan berakal. Tiga hal yang barusan juga menjadi syarat atas setiap perintah yang wajib dan yang sunnah. Khusus untuk melaksanakan ibadah Qurban, disyaratkan pula mampu secara ekonomi untuk melaksanakannya sebagaimana ibadah haji.

Rincian penjelasan mengenai siapa yang dianjurkan berqurban sebagai berikut. Pertama, anak yang telah dapat dikategorikan mumayyiz (anak yang mampu membedakan yang mudarat dan mafsadat) bahkan sudah tergolong murahiq (mendekati usia baligh) belum disunnahkan untuk beribadah qurban, tetapi sah bila melaksanakannya sebagaimana ia belum wajib melaksanakan puasa tetapi sah bila melaksanakannya.

Kedua, anak kecil yang belum dapat digolongkan mumayyis termasuk juga anak balita tidak sah melaksanakan ibadah qurban, tetapi boleh dan sah bagi ayahnya meniatkan ibadah qurban untuknya.

Ketiga, orang yang dikategorikan mempunyai kemampuan untuk beribadah qurban adalah orang yang pada hari ke 10, 11, 12, 13 mempunyai kelebihan yang cukup untuk beribadah qurban dari kebutuhan primer hidupnya sendiri dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya.

Penjelasan tersebut antara lain diperoleh dari kitab Muhnil Muhtaj karya Muhammad Khotib As Syarbini, Jilid II hal 283 dan Khowasyi Syrwani karya Abdul Hamid asy-Syarwani, Jilid IX hal 367.

Baca juga:

Tatacara Menyembelih Hewan Qurban.

Syekh Muhammad Nawawi Banteni dalam Tausyih ala Ibni Qasim menjelaskan:

Sebelum kita menghadapkan hewan qurban ke kiblat dan siap menyembelih, kita dianjurkan membaca bismillah, lengkap dan sempurnanya bismillallhir rahmanir rahim. Setelah itu dianjurkan membaca sholawat untuk Rasulullah ﷺ, bertakbir tiga kali. Setelah menghadap kiblat dan sesaat sebelum menyembelih, dianjurkan membaca doa:

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Berikut ini kami urutkan bacaan doanya.

1. Baca “Bismillah”

بِسْمِ اللهِ
Artinya, “Dengan nama Allah”

Lebih sempurna “Bismillahir rahmanir rahim”
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

2. Baca sholawat untuk Rasulullah ﷺ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad ﷺ dan keluarganya.”

3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

4. Baca doa menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku”. Doa ini dibaca saat menyembelih hewan kurban milik diri sendiri.

Jika menyembelih hewan kurban milik orang lain, maka diganti:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْد اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ فُلَان …….. (sebut nama) يَا كَرِيْمُ.
ثم ليذبح الهدي إن كان معه والأولى أن يذبح بنفسه وليقل “بسم الله والله أكبر اللهم منك وبك وإليك تقبل مني كما تقبلت من خليلك إبراهيم”

Namun terdapat bacaan lebih lengkap saat menyembelih hewan kurban sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Umar. Setelah menghadapkan hewan kurban ke arah kiblat dan hendak menyembelih hewan kurban, maka dianjurkan melafalkan bacaan berikut.

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَأوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْد اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّيْ /مِنْ فُلاَن كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ اِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلِكَ.
Adapun takbir pada poin ketiga bisa juga dibaca sebelum bismillah pada poin pertama. Demikian doa yang dianjurkan dalam rangkaian upacara penyembelihan hewan qurban.

Referensi:
•Tausyih ala Ibni Qasim (Qutu al-Habib al-Gharib Tausyih ala Fathu al-Qarib. Daru al-Kutub Al-‘Ilmiyah. Hal: 517-518
•Hasyiyah Syaikh al-Bajuri ala al-Ghazi ala Matni Abi Syuja’. Daru al-Kutub Al-‘Ilmiyah. Juz, 2. Hal, 563
• Ihya’ Ulumuddin. Daru al-Katub Al-‘Ilmiyah. Juz, 1. Hal, 334
•Irsyadu Salik ila Af’ali Manasik. Maktabah al-Abaikan. Juz. 1, Hal. 45

Penulis: Ust. Abdul Adzim (Staf Pengajar PP. Syaichona Moh. Cholil Bangkalan) 

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas