Kesabaran Kunci Utama Kesuksesan Seorang Mukmin

1 komentar 446 views
banner 160x600
banner 468x60

Setiap orang pasti menginginkan kemenangan dan kesuksesan dalam hidupnya, sukses dalam kehidupan dunianya maupun kehidupan akhirat yang akan menjadi kehidupan sebenarnya. Tak ada seorangpun yang menginginkan kegagalan. Akan tetapi tidak ada sukses instan yang serta merta langsung Allah berikan. Seseorang yang pantas menyandang predikat sukses atau berhasil haruslah lulus melewati suatu ujian dalam kehidupannya. Dan memang sesuai dengan janji Allah dalam al-Qur’an, semua manusia tanpa terkecuali pasti Allah berikan cobaan.

ولنبلونكم بشيء من الخوف والجوع ونقص من الاموال والأنفس والثمرات وبشر الصابرين الذين اذا أصابتهم مصيبة قالوا انا لله وانا اليه راجعون
“Dan pasti Kami akan beri cobaan kalian dengan sesuatu berupa rasa takut, lapar, berkurangnya harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira pada orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila mereka mendapatkan musibah maka mereka mengatakan “sesungguhnya kami kepunyaan Allah dan kepada-Nya kami akan kembali.

Itulah sunnatullah yang harus dijalani oleh kita semua. Untuk mencapai sebuah kesuksesan dalam kehidupan kita harus bisa melewati berbagai macam ujian dan cobaan yang Allah berikan. Dan kita harus punya keyakinan bahwa kita mampu melewatinya sebab ujian yang Allah berikan tidak melebihi kadar kemampuan manusia itu sendiri. Tidak ada sesuatu yang Allah bebankan kepada hamba-Nya diluar batas kemampuan hamba tersebut. Sebagaimana firman Allah SWT:

لا يكلف الله نفسا الا وسعها
“Allah tidak memberikan beban kepada seseorang kecuali sebatas kemampuannya”.

Oleh karena itulah mengapa kemudian setiap orang mendapatkan beban dan cobaan yang berbeda satu dengan yang lain sesuai kadar batas kemampuan masing-masing. Semakin tinggi derajat dan kedudukan seseorang maka semakin berat beban dan cobaan yang harus ia terima dan lewati. Beban tanggung jawab dan ujian untuk para Nabi lebih berat dan sulit daripada beban dan ujian yang Allah berikan pada Ulama dan para Wali. Beban dan ujian untuk para Ulama dan Wali lebih berat dan rumit daripada beban dan ujian yang diterima oleh orang awam seperti kita.

Tidak pernah Allah SWT memberikan kesuksesan instan tanpa perjuangan dengan kesabaran dan ketabahan. Tetapi Allah SWT menetapkan sebuah kemenangan dan kesuksesan bersamaan dengan kunci pembukanya. Dan kunci pembuka kesuksesan yang paling utama adalah “kesabaran”.

Firman Allah SWT:
يا ايها الذين امنوا استعينوا بالصبر والصلاة ،ان الله مع الصابرين
“Hai orang-orang yang beriman mintalah kamu pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan mendirikan sholat karena Allah bersama orang-orang yang sabar”.

Dalam ayat ini Allah memerintahkan orang-orang mukmin agar meminta pertolongan kepada Allah dengan “Sabar dan mendirikan sholat”. Perintah untuk bersabar disebut lebih dulu daripada perintah “Sholat” karena jika kita tak mampu bersabar ketika mendapatkan suatu cobaan maka dapat dipastikan kita takkan mau melakukan sholat. Bahkan jangankan sholat, sekedar menyebut nama Allah pasti terasa berat. Hanya orang yang mampu bersabar mampu mendirikan sholat.

وان النصر مع الصبر وان الفرج مع الكرب وان مع العسر يسرا (متفق عليه).
” Dan sesungguhnya kemenangan itu bersama dengan kesabaran, kelapangan hati bersama dengan kesusahan dan bersama satu kesulitan terdapat (banyak) kemudahan”.

Banyak kisah dalam al-Qur’an yang dapat kita jadikan pelajaran bagaimana mencapai kemenangan dan kesuksesan dalam mengarungi bahtera kehidupan. Bagaimana Allah memberikan kemenangan kepada nabi Muhammad Saw melawan kaum kafir Quraiys, nabi Ibrahim menghadapi kesombongan Raja Namrud dan nabi Musa melawan kesewenang-wenangan Fir’aun, juga nabi yang lain atas kaumnya. Semoga bermanfaat.

Oleh: Ust. Farid Tumyadi
Redaktur: Ahmad Hafsin

 

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas