Muhasabah: Media Taqarrub Ilallah

Kata Muhasabah secara bahasa berarti hitungan dari akar kata hasaba yuhasibu. Sedangkan secara istilah Muhasabah berarti introspeksi diri dengan cara menelaah apa yang telah kita perbuat serta apa yang belum kita perbuat? Apakah perbuatan kita telah baik? Sehingga kita akan meningkatkannya, ataukah perbuatan yang telah kita lakukan jelek sehingga akan kita tinggalkan. Itulah pengertian Muhasabah atau instrospeksi diri sebagaimana pendapat al-Mawardi yang dinukil oleh syekh sholeh bin Abdillah dkk. Dalam Nadrah al-Na’in Fi Makarim al-Akhlaq al-Rasul al-karim.

Bacaan Lainnya

Allah SWT berfirman yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” QS (59/18)

Menurut Ibnu al-Qayyim Rahimahullah, ayat diatas merupakan dalil bahwa melakukan muhasabah atau introspeksi diri hukumnya wajib serta mengisyaratkan pada kita akan mempersiapkan bekal menuju akhirat secara matang.

Muhasabah menjadi penting dilakukan oleh setiap orang untuk membersihkan hati dari segala kotoran dan penyakit hati dan manfaat lain dari muhasabah ialah untuk mencari keselamatan manuju akhirat serta menjauhkan diri dari godaan syaitan yang terlaknat.

Buah daripada muhasabah adalah cinta kepada Allah SWT dan Rasulnya. Disamping itu, muhasabah juga menjadi bukti bahwa seorang hamba betul-betul  takut kepada Allah dan barangsiapa takut kepada Allah berarti ia adalah orang baik yang akan mendapatkan derajat tinggi di sisi Allah SWT, dengan muhasabah kita tidak mudah menyalahkan orang lain sebelum kita berkaca pada diri kita sendiri sebab orang yang hanya bisa menyalahkan orang lain belum tentu bisa melakukan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

2 Komentar