Habib Muhammad bin Umar; Allah Yang Perintahkan Peringati Haul

Asscholmedia.net – Peringatan haul ke 1 Almarhum KH. Kholilurrahman bin KH. Zahrowi atau yang masyhur dengan panggilan Ra Lilur, ini diadakan di kediaman Ra Bir Aly Kholilurrahman, Jl. KH. Moh. Cholil Gg III Demangan Barat Bangkalan, pukul 15.00 WIB s/d selesai dan berlangsung dengan lancar. Ahad, 31/03/19.

Malam harinya, Haul juga diadakan di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil. Acara ini dikemas dengan pembacaan Shalawat Al-Habsy bersama Ahbabul Musthofa, Dzikir dan Tawajjuh bersama RKH. Fakhrillah Aschal.

Pada kesempatan ini, Habib Muhammad bin Umar Al-Haddar dari Bondowoso juga turut menghadiri sebagai muballigh. Beliau menyampaikan bahwa haul ini adalah mengenang satu tahun wafatnya almarhum Ra Lilur. Beliau bertanya, siapa yang memerintahkan untuk memperingati haul ini?

“Allah SWT yang memerintahkan tuk memperingati haul ini. Dalam Al-Qur’an Surat Al-Hasyr ayat 24, disebutkan وَالَّذِينَ جَاءُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ artinya Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa; “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami”. Jawab habib dengan tegas.

Baca juga: Syair Cinta Sejati; Karya Ra Lilur Bangkalan Yang Mendunia

Habib Muhammad melanjutkan, Adapun inti dari pelaksanaan haul ini adalah untuk mengenang jasa-jasa orang mulia dan memuliakannya karena telah berjasa pada kita semua. Mereka-mereka adalah para Ulama, Auliya, dan orang-orang yang sholeh.

“Mengapa kita harus melaksanakan Haul?” Tanya Habib. “Ini merupakan sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kita kepada mereka-mereka yang telah mempunyai jasa. Karena Allah SWT juga menerangkanمَنْ لَمْ يَشْكُرِ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرِ اللهَ  artinya barangsiapa yang tidak berterima kasih kepada manusia maka dia tidak dapat bersyukur kepada Allah SWT.” Jelas Habib.

Habib Muhammad bin Umar Al-Haddar juga berpesan kepada kita agar tidak melupakan jasa-jasa para ulama dan guru-gurunya. “Jangan pernah melupakan jasa-jasa mereka, karena berkat mereka dan guru-gurunya hingga pada tabi’in, sahabat dan juga Nabi Muhammad, maka Islam tak akan sampai ke tanah Indonesia ini. Mereka berdakwah dan turun untuk menyambungkan hatinya manusia denagn Allah SWT”. Tegasnya

Reporter: Ainur Rofi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.