Taushiyah RKH. Fakhrillah Aschal Untuk Wali Santri

1 komentar 134 views
banner 160x600
banner 468x60

 

Suasana wali santri memadati halaman Madrasah PP. Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Taushiyah Pengasuh PP. Syaichona Moh. Cholil Demangan Barat Bangkalan, RKH. Fakhrillah Aschal Untuk Wali Santri.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين. الصلاة والسلام على أشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله وصحبه أجمعين. أما بعد.

Segenap Wali Santri Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Demangan Barat Bangkalan. Alhamdulillah, Allah Swt telah memberikan kesempatan kepada kita untuk berjuang bersama membesarkan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil dengan peran kita masing-masing. Pengasuh Pesantren, Para Pengurus, Dewan Guru, Wali Santri, Para alumni dan Simpatisan, mempunyai peran khusus dalam ikut serta membesarkan dan mengembangkan pesantren, yang bermuara pada keberhasilan anak-anak kita dalam menuntut ilmu, terutama dalam mendapatkan ilmu yang manfaat dan barokah.

Peranan wali santri teramat penting dan mutlak dibutuhkan dalam merealisasikan tujuan mulia tersebut, karena apalah arti perjuangan pengasuh, pengurus dan dewan guru dipesantren, manakala tidak ada dukungan maksimal dari para wali santri. Kalau kita membaca dan meneliti sejarah, tidak ada satupun para ulama’ yang berhasil menuntut ilmu tanpa do’a dan dukungan dari walinya, dan hampir tidak ada yang gagal kalau sudah mendapat dukungan maksimal dari wali santrinya. Syaichona Moh. Cholil menjadi ulama besar karena do’a dan dukungan penuh dari Kiai Abdul Latif abanya. KHS. Abdullah Schal menggapai berbagai ilmu agama karena do’a dan dukungan Nyai Romlah ibunya dan kakak tertuanya, KH. Fakhrurrozi. Demikian pula ulama- ulama besar lainnya. Seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Abd. Wahhab Hasbullah, KH. R. As’ad Syamsul Arifin, Para ulama madzhab, Para ulama tasawwuf dan lain sebagainya. Begitu besar peran dan dukungan dari keluarga semua, sehingga berhasil menjadi ulama besar dan namanya harum sepanjang zaman.

Para wali santri yang dimuliakan Allah.

Lalu peran apa saja yang harus dilakukan oleh para wali Santri? Dari berbagai referensi dan membaca sejarah ulama-ulama dalam menuntut ilmu, berikut kami sampaikan diantara beberapa hal yang harus dilakukan oleh para wali Santri:

1. Do’a
Imam Ghazali memberikan nasihat supaya anak-anak kita sukses dalam belajar dan mendapatkan ilmu manfaat dan barokah, salah satunya harus didoakan oleh kedua orang tuanya, doa yang harus dilakukan di sepanjang waktu, terutama di waktu-waktu mustajabah. Sebagaimana sabda baginda Rasulullah Saw., doa kedua orang tua kepada anaknya laksana doa Rasulullah Saw kepada ummatnya, diijabah dan dikabulkan oleh Allah Swt.

2. Tega
Wali Santri harus memiliki rasa “tega” berpisah sementara dengan buah hatinya. Lebih baik menangis karena berpisah sementara dari pada nanti kita menangis karena sang anak menjadi anak durhaka dan menyusahkan orang tua, terutama di akhirat. Jangan biarkan anak kita sering pulang ke rumah hanya dengan alasan yang sebenarnya tidak perlu, karena ketika sang anak pulang ke rumah di luar jadwal pulangan yang ditentukan oleh pesantren, maka akan memutus rutinitas kegiatan pendidikan yang berdampak terhadap pemahaman ilmu agama yang diajarkan. Jarang-jaranglah bertemu dengan anak, supaya mereka lebih fokus belajar dan beraktivitas, doa orang tua semakin sering dipanjatkan, dan cinta anak dan orang tua semakin berkembang dalam bingkai mahabbah tarbiyah.

3. Ikhlas
Wali santri harus sadar, bahwa anaknya berada di pondok pesantren bukan karena dibuang dan ditelantarkan, tapi untuk dididik, dibina, dilatih, ditempa, diurus, diberi tugas, disuruh hafalan dan sebagainya. Ikhlaskan anak kita menjalankan semua itu, agar mendapatkan futuh (terbuka mata hatinya) sehingga mudah menyerap dan menggapai ilmu manfaat dan barakah.

4. Percaya
Percayalah bahwa anak kita betul-betul dibina. Apa yang mereka dapatkan di sini adalah bentuk pembinaan. Jadi, kalau melihat anak-anak kita diperlakukan bagaimanapun, percayalah itu adalah bentuk pembinaan. Itu adalah pendidikan.

Jadi, jangan Salah Paham !
Jangan salah Sikap !
Jangan Salah Persepsi !
Mereka itu beribadah dengan menuntut ilmu. Mereka selalu diajarkan untuk mendoakan ibu-bapak dan seluruh keluarganya.

Semoga anak-anak kita mendapatkan aliran Barakah Syaichona Moh. Cholil wa ushulihi wa furu’ihi, sehingga menjadi anak-anak sholeh/sholehah, menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga, menyelamatkan keluarga di dunia akhirat, menjadi penerus dakwah Baginda Rasulullah Muhammad Saw. Amin ya Rabbal Alamin.

والله الموفق إلى اقوم الطريق
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bangkalan, 25 Jumadil Ula 1440 / 31 Januari 2019.

#Pembacaan Tausiyah ini diwakili oleh Ketua Umum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, RKH. Nasih Aschal saat Pertemuan Silaturrahim Wali Santri di Halaman Madrasah.

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas