Ra Nasih; Kepentingan Bangsa Jauh Lebih Besar dari Remeh-temeh Politik Praktis

Ra Nasih menyampaikan gagasannya tentang hiruk pikuk politik
Ra Nasih menyampaikan gagasannya tentang hiruk pikuk politik

Hiruk pikuk kontestasi politik jelang 2019 tidak luput dari sorotan banyak tokoh kiai, termasuk RKH. Mohammad Nasih Aschal. Konstalasi politik menjelang pemilu 2019, menurut Ra Nasih, tidak sekadar menampilkan sisi saling berkompetisi memberikan pilihan terbaik bagi rakyat, tapi juga menyisakan kekhawatiran menuju pecah belah antar anak bangsa.

Kegelisahan Ra Nasih menanggapi dinamika politik praktis tersebut disampaikan beliau dalam forum Kopdarnas Dalam Rangka Menyongsong Tahun Politik yang bertajuk ‘Menjalin ukhuwah Islamiyyah, Ukhuwah Basyariyyah & Ukhuwah Wathaniyyah Secara Kaffah’ pada Ahad (23/09/2018) kemaren di Hotel Namira Surabaya.

Bacaan Lainnya

“Bagaimana kemudian kita harus memberikan kesadaran kepada seluruh lapisan masyarakat dan khususnya para elit politik ini bahwa kepentingan bangsa jauh lebih besar daripada sekadar remeh remeh politik praktis dalam pemilu lima tahunan ini” demikian salah satu petikan statement beliau di hadapan tokoh-tokoh muda Jawa Timur yang hadir di acara Kopdarnas.

Menurut Ra Nasih, ditengah hiruk-pikuk yang seringkali jauh dari nuansa persaudaraan, penting kiranya untuk kembali meneguhkan konsep persaudaraan yang dipromosikan Nahdlatul Ulama yaitu ukhuwah Islamiyyah, ukhuwah Basyariyyah dan ukhuwah Wathaniyyah.

Pesan perdamaian itu, menurut beliau, menjadi penting untuk terus menerus dikampanyekan karena sudah jelas menjadi bagian dari misi terbesar terutusnya kanjeng Nabi Muhammad Saw.

Reporter: Mufti Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.