PC Muslimat Nu Bangkalan Sambut Tahun Baru Islam Dengan Khotmul Qur’an

banner 160x600
banner 468x60

PC Muslimat NU Bangkalan menggelar Khotmul Qur’an untuk menyambut Tahun Baru Islam 1440 H. dengan menghadirkan peserta dari Pimpinan Anak Cabang dan Pengurus Ranting Muslimat NU se Kabupaten Bangkalan dan undangan VIP dari PW Muslimat NU Jawa timur pada Rabu 12/09 di Aula Pon-Pes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Pada kesempatan ini KH. Abdul Adzim yang akrab disapa Mas Abduh sengaja didatangkan untuk membarikan tausiyah dan beliau sangat mengapresiasi Kiprah Jamaah Muslimat NU karna kegiatan ini merupakan bentuk menjunjung tinggi perjuangan tokoh-tokoh Pendiri NU yang bertujuan mengembangkan agama Islam secara konvrehensif.

Banyak hal yang disampaikan beliau diantaranya bahwa manusia hidup di dunia hanyalah sebagai orang asing karna pada dasarnya manusia adalah ahli surga sebagaimana hadis Nabi Muhammad saw.:
كن في الدنيا كأنك غريب او عابروا سبيل
Artinya: “hiduplah di dunia seakan-akan terasing atau musafir yang hanya lewat”

“Dikisahkan bahwa Adam dan Hawa yang mulanya hidup di surga dikeluarka oleh Allah SWT akibat Adam Hawa melanggar perintahnya. Sebenarnya hal tersebut bukan perilaku durhaka akan tetapi salah dalam berijtihad sehingga tidak dosa, hanya saja pahalanya berkurang satu karna para nabi mempunyai sifat ma’sum (terjaga dari maksiat) yang pada akhirnya Adam dan Hawa diterima taubatnya, maka jangan sampai ada warga NU yang memiliki keyakinan bahwa nabi Adam dan Hawa durhaka pada Allah swt.” Tuturnya.

Beliau menambahkan bahwa semua manusia sebelum lahir hidup di tulang rusuk bapaknya mulai dari nabi Adam sampai hari ini dan seterusnya, oleh karenanya dia terlahir ke dunia ibarat ornag asing atau pelancong yang suatu saat pasti ingin kembali pada negara asalnya yaitu surga dengan cara giat beribadah.

Diakhir tausiyahnya beliau menyayangkan terhadap kelompok-kelompok yang anti madzhab dan tidak mau mengikuti pendapat ulama’ dengan alasan hanya akan mengikuti al-Qur’an dan Sunnah “sebelum memutuskan hukum suatu kejadian harus kita pahami dulu illatnya, maka tidak mungkin semua orang dapat memahami hal-hal semacam ini dengan langsung bertendensi pada al-Qur’an dan Sunnah sehingga bagi orang awam wajib hukumnya mengikuti salah satu pendapat ulama’ madzhab yang sudah diakui kebenarannya” tandasnya.

Kegiatan yang diinisiatori Oleh Nyai. Hj. Muthmainnah Aschal ini dilangsungkan dengan format acara; Iftitah biummil kitab dan Khotmul Qur’an dipimpin Oleh Nyai Hj. Mufarrohah Sa’dullah, Istighotsah Oleh Nyai Hj. Azizah dari Anak Cabang Tragah, sementara Syaroful Anam dipimpin oleh Pimpinan anak cabang Tanjung Bumi, penggalang dana sekaligus penyerahan dana untuk korban bencana Lombok oleh semua Pimpinan Anak Cabang, dan setelah tausiyah acara diakhiri dengan pembacaan doa’ oleh KH. Abdul Adzim Kholili Kepang.

Reporter: Zahro’
Redaktur: Zainal Arifin

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas