Halal Bihalal Bujuk Raden Ahmad Jrangoan di PP. Syaichona Moh. Cholil

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net – Bangkalan, Sabtu 14/07/18. Halal Bihalal dan Haul Akbar Bujuk Raden Ahmad Jrangoan yang mengangkat tema “Mempererat Tali Persaudaraan dan Memperkokoh Solidaritas antar Dzurriyah”, acara ini bertempat di halaman Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangakalan.

Acara ini dibuka langsung oleh RKH. Fakhrillah Aschal, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ust. Samsul Arifin, yang merupakan salah satu Dzurriyah dari bujuk Raden Ahmad dan juga merupakan pemenang juara satu MTQ tingkat Provinsi Jatim dari rayon Banyuwangi. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Yasin dan Tahlil serta Syaraful Anam yang dipimpin oleh Jamiyah Ahbabul Musthafa Bangkalan. Sambutan atas nama shahibul hajah disampaikan oleh RKH. Nasih Aschal. Disampaikan pada hadirin permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan ucapan terima kasih karena sudah memberikan kepercayaan acara rutinan ini ditempatkan di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil. Besar harapan dari beliau, semoga melalui kegiatan ini bisa semakin mengetahui terutama sejarah Raden Ahmad sebagai suri tauladan.

Acara ini juga diisi dengan pembagian hadiah lomba Tilawatil Qur’an dan Pildacil yang mana kegiatan ini dilaksanakan oleh Ikatan Keluarga Bani Ahmad (IKBA) yang diikuti dari berbagai Rayon.


Pembagian hadiah lomba Tilawatil Qur’an dan Pildacil

“Acara rutinan ini merupakan Haul yang ke 16. Insyaallah tahun mendatang bertempat di Pasuruan berteman di Pesarean Bujuk Sirajuddin” tutur KH. Abdurrahman Naviz, Lc. Yang merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat IKBA (Ikatan Keluarga Bani Ahmad).

Menurut penuturan beliau dalam sambutannya, Bujuk Ahmad bin Qabul ini bersambung pada Bujuk Aji Gunung Sampang, Bujuk Cendana Kwanyar Bangkalan, lanjut ke atas bersambung pada Sunan Giri.

“Disebutkan dalam sejarahnya, bahwa di Desa Jrangoan itu tidak ada rumah-rumah seperti saat ini. Di salah satu kisahnya, Bujuk Ahmad ini pada saat itu mengajari orang-orang desa yang mengembala kambing (ngoan/mdr) dengan berbagai ilmu agama. Maka disitulah akhirnya disebut desa JRANGOAN (Ngajerih Oreng Nguan)” tutur beliau.

Acara ini dihadiri oleh para masyayikh dan keluarga dari Bani Ahmad yang terdiri dari berbagai Rayon, diantaranya Rayon Pasuruan, Rayon Jember, Rayon Sampang dan sebagainya.

Reporter: Rofi el-ponty

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas