RKH.FAKHRILLAH ASCHAL AJAK RIBUAN UMAT SAMBUT TAHUN BARU DENGAN DZIKIR DAN SHOLAWAT

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net-Bangkalan – Setelah gelar Istighatsah dan Doa bersama di Martajasah, Maqbarah al-Arif Billah al-Allamah Syaichona Moh. Cholil bin KH. Abd. Latif. Ahad malam (31/12/17) RKH.Fakhrillah Aschal beranjak memimpin para Fakher’s Mania berpawai keliling kota Bangkalan menuju Stadion Glora Bangkalan untuk bersama-sama melantunkan dzikir dan sholawat.

Dalam hal ini turut hadir dan memberikan sambutan yaitu Wakil Bupati Bangkalan Ir. KH. Mundzir Rofi’i. Beliau menuturkan bawaha, “Dalam menyambut tahun baru 2018 ini kita dituntut untuk selalu bersyukur kepada Allah karena telah melalui tahun 2017 dengan baik. Alhamdulillah keadaan di Bangkalan ini diberikan aman dan kondusif meskipun keadaan ekonomi masih kurang baik, karena kita tidak bisa lepas dari kehidupan nasional dan dunia. Peran dua kehidupan ini sangat besar terutama pada masalah ekonomi”.

Beliau juga menghimbau kepada seluruh masyarakat bangkalan untuk menyongsong tahun 2018 ini dengan sederhana dan optimisme dalam segala bidang terutama dalam masalah keagamaan, sosial kemasyarakatan termasuk juga dalam masalah ekonomi.

Kegiatan yang diadakan oleh pemerintah kota Bangkalan ini juga didukung oleh PCNU Bangkalan. KH. Makki Nasir selaku ketua Tanfidziyah PCNU juga menegaskan dalam sambutan nya, “Kami atas nama umat Islam Bangkalan mengapresiasi, berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bangkalan yang dalam acara ini mengadakan kegiatan Dzikir dan Shalawat”.

“Karena peringatan atau tradisi pergantian tahun Masehi ini sudah berlangsung lama di masyarakat, maka kami selaku tokoh di masyarakat Bangkalan ingin menyesuaikan dengan budaya Bangkalan karena, bagaimanapun Bangkalan adalah salah satu daerah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lambangnya adalah burung garuda yang kakinya mencekram kalimat Bhenika Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu. Berbeda dalam budaya, dan istiadat tapi dalam satu kesatuan Republik Indonesia. Maksudnya apabila di Bangkalan budayanya bukan budaya Bangkalan maka merusak kebinekaan”, tambah beliau.

Ra Makki (sapaan akrabnya) juga menegaskan bahwa masyarakat Bangkalan bukan anti hiburan, bukan anti modern tapi Bangkalan punya budaya. Budaya Bangkalan termaktub dalam Pancasila karena, Pancasila merupakan intisari dari budaya-budaya di Indonesia.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh pejabat pemerintah kabupaten Bangkalan, pengurus PCNU Bangkalan, Kapolres Bangkalan dan ribuan umat Islam juga ikut memadati acara tersebut.

Redaktur: Rofi el-ponty

author
Zaen: Sebagai admin asschoLmedia.net kami selalu berupaya memberikan yang terbaik berupa informasi-informasi faktual dan terpercaya serta kajian keislaman yang otentik