KADO NYAI HJ. MUTHMAINNAH ASCHAL UNTUK SANTRI PUTRI

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net, Bangkalan, Selasa (28/11) Asschol Putri kembali menggelar pengajian rutin yang biasa di agendakan pada setiap hari Selasa Pahing. Pada kali ini pengajian rutin Asschol Putri bertepatan dengan pulangan santri putri edisi maulid.

Acara dimulai pada pukul 08.30 Wib. Dan berakhir pada pukul 13.40 Wib. Acara ini dikonsep formal tidak seperti biasanya yang diletakkan di Aula, akan tetapi diletakkan di altar Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil, untuk tempat umum hadirin dibagi dua. Tempat wali murid dan tempat untuk Asschol Putri.

Susunan acara seperti biasa iftitah bil Fatihah, Qiraah Alquran oleh Ny. Hj. Mufarrohah Sa’dullah, Pementasan drama oleh kelas VI Ibtidaiyah berupa Shalawat berpuisi dan Musicalisasi dengan tema “Hari Akhir”. Kemudian sambutan penyelenggara oleh Ustadzah Nurhasanah S.Pd.I, sambutan pengasuh oleh Ny. Hj. Muthmainnah Aschal. Kemudian diteruskan dengan Taushiyah dan Syaraful Anam oleh Syarifah Halimah Aly Idrus Jakarta beserta pula doa penutup.

Dalam sambutannya beliau (Nyai Muth) berpesan kepada semua santri yang hendak berlibur agar beristiqomah, jadilah wanita yang ahli ibadah serta menjadi wanita yang bertaqwa kepada Allah SWT.

“Saya berharap para santri ini keluar dari pesantren bisa membawa ilmu yang manfaat, barokah di dunia dan akhirat, serta “adeddiyaghinah kajembheran” kepada kedua orang tuanya”. Imbuh beliau dalam sambutannya sebagai kado buat santri putri yang akan berlibur.

“Fadhilahnya Hizbud Duror Menurut Imam al Habsy: Tidak ada yang seperti majelis maulid ini dalam mengangkat kesusahan, dalam artian niatnya harus benar, cara dan adabnya juga bagus insya Allah segala kesulitan akan diberi kemudahan oleh Allah” tutur Syarifah Halimah aly Idrus diawal ceramahnya.

Dalam ceramah beliau juga menyinggung bahwa inti dari acara maulid adalah pembacaan maulid untuk menyanjung Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, untuk memberikan salam kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, sehingga kelak salam kita di jawab oleh beliau, sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. “Tidaklah seseorang mengucapkan salam kepadaku, kecuali Allah akan kembalikan rohku sehingga aku bisa menjawab salam mereka”.

“Jadi janganlah mengharapkan Berkat (Bahasa Madura) tapi berharaplah agar kita mendapatkan syafa’at Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam” Syarifah Halimah menambah sebelum pembacaan Syaraful Anam.

Setelah Syaraful Anam, Syarifah Halimah Aly Idrus melanjutkan ceramahnya. “Saya bersyukur betapa bahagianya saya karena bisa menghadiri acara maulid ini, mudah-mudahan hati kita yang bahagia atas perayaan maulid ini, kelak dibahagiakan oleh Allah di akhirat, bisa berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Insya Allah”. Dawuh beliau di ceramah penutupnya. Kemudian beliau menutup acara dengan doa.

Kontributor: Unzilaturrohmah
Redaktur: Agus Mukaffi Makki
Editor: Farid Tumyadi

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas