ASSCHOL KOTA BANGKALAN; KOMITMEN DALAM RUTINITAS ORGANISASI

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net, ASSCHOL cabang kota Bangkalan pada malam Ahad, 11/11/2017 menyelenggarakan kegiatan rutin bulanan yang pada kesempatan kali ini bertempat di kediaman Bapak Marsuki, Kampung Pesalakan, Kecamatan Bangkalan.

Acara demi acara berjalan dengan khidmat. Diawali dengan tawassul bil-Fatihah yang dipimpin oleh Ust. Mahfud MB, dilanjutkan dengan pembacaan surah Yaasin oleh Ust. Rokib, tahlil oleh Ust. Munirun Alwi dan dilanjutkan dengan doa oleh Ust. Masyhudi. Semua rangkaian acara berjalan dengan lancar dan penuh khusyu’.

Suasana religius cukup terasa, terutama pada saat pembacaan Sholawat Syarafal Anam, betapa hati merasakan seakan-akan Rasulullah SAW hadir di tengah-tengah jamaah. Semua yang hadir larut dan terhanyut oleh keindahan irama dan kedalaman makna bait-bait yang dilantunkan.


Nampak khusyu’; Pembacaan Syarafal Anam di tengah-tengah acara

Ada sebuah kejutan untuk alumni kota Bangkalan pada malam itu, Ketua Umum ASSCHOL Pusat RKH. M. Nasih Aschal berkenan hadir dalam rangka TURBA Pengurus Pusat ASSCHOL dan silaturrahim dengan para Alumni kecamatan Bangkalan. “Semoga kehadiran Ketua Umum menjadi penguat semangat dan motivasi teman-teman ASSCHOL kota untuk ikut aktif pada kegiatan rutin bulanan”, demikian harapan yang disampaikan oleh Ketua ASSCHOL Kota Bangkalan, Bapak Hosun Mizan. “Aggota Asschol Bangkalan kota adalah alumni PPSMCH yang mayoritas pendatang yang menetap di bangkalan, alhamdulillah anggota kami yang sudah terdata sebanyak 50 orang namun masih belum aktif semua, tapi kami optimis suatu saat akan bisa maksimal. Kami tetap bersyukur masih diakui sebagai bagian dari alumni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil”, imbuhnya lagi.

Dalam tausyiyahnya RKH. M. Nasih Aschal menyampaikan bahwa hingga saat ini keberadaan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil belum memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat sekitar pondok pesantren. Padahal hal ini merupakan harapan dan keinginan Pengasuh sebelumnya yakni almaghfurlah KHS. Abdullah Schal yang ditandai dengan pendirian sekolah formal (MTs. dan SMA) di luar komplek pesantren. Menurut Kiyai Muda ini, barangkali salah satu penyebabnya adalah KHS. Abdullah Schal lebih fokus berdakwah pada masyarakat pedesaan daripada kepada masyarakat kota yang hidup di sekitar pesantren.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Kiyai Nasih (sapaan akrab beliau) mengharapkan para Alumni, khususnya Alumni yang tinggal di Kota Bangkalan untuk memperkuat niat dan tekad dalam berkhidmah dengan diri dan ilmu yang dimiliki untuk kepentingan agama, umat Islam, bangsa dan masyarakat sekitar pondok pesantren. Para Alumni yang hadir begitu semangat dan antusias dalam menyimak pesan-pesan yang disampaikan.

Redaksi: M. Farid Tumyadi
Editor: Ahmad Hafsin

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas