TAHLIL MALAM PERTAMA MUSTAHDI, DIPIMPIN OLEH RKH. NASIH ASCHAL

banner 160x600
banner 468x60

Senin (6/11) acara tahlil malam pertama kematian almarhum Mustahdi berjalan dengan penuh khidmat dan khusyuk di kampung Murgurbe Manunggal Klampis dimana hadir langsung memimpin jalannya tahlil KH. M. Nasih Aschal Ketua Umum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil (PPSMC) Bangkalan.

Sebagai salah satu majelis keluarga PPSMC Ra Nasih menyampaikan permintaan ma’af kepada segenap keluarga yang ditinggalkan “Mustahdi ini adalah santri Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil yang kami anggap sebagai putra kami sendiri, maka bilamana selama kami mendidik terdapat kekurangan mohon kiranya segenap keluarga almarhum sudi memaafkan” ucapnya mengawali tausiyah.

Beliau juga mengingatkan kepada segenap masyarakat untuk mengambil hikmah dari kejadian ini, dimana almarhum Mustahdi meninggal pada saat mencari ilmu tentunya merupakan pekerjaan yang amat mulia disisi Allah SWT sehingga kematiannya disaksikan sebagai kematian yang baik oleh para malaikat dan para kekasih Allah SWT.

“Maka sepantasnya kita iri kepada almarhum, sebab saya masih ingat pada saat masih berada di Pesantren KHS Abdullah Schal selalu berpesan kepada saya agar selalu disiplin dan jangan keburu pulang walau dalam keadaan sakit sekalipun” imbuhnya.

Dengan berkaca-kaca Ra Nasih mengingat dawuh KHS Abdullah Schal dalam bahasa Madura “Engko’ lebbi senneng andik anak sakek pas mateh bedeh eponduk etembeng sakek pas mole” (saya lebih bahagia mendengar kabar kematian anak saya di pesantren daripada dia pulang dalam keadaan sakit/red)

Baca pula: Lukman Mahasiswa STAIS Yang Kritis Akhirnya Sadarkan Diri

Yang terlintas dipikiran Ra Nasih bahwa almarhum Mustahdi di alam sana telah disambut oleh para Masyayikh PPSMC dan juga KHS Abdullah Schal sehingga menurutnya mengulangi, kita semua harus iri pada almarhum dan semoga dengan kejadian ini akan memperkuat jalinan silaturrahim antara pihak keluarga almarhum dengan majelis keluarga PPSMCH

Diakhir tausiyahnya Ra Nasih mengajak kepada segenap keluarga yang ditinggalkan untuk tabah menghadapi cobaan ini disamping berharap ketabahan itu akan dicatat sebagai tambahan amal ibadah tersendiri disisi Allah SWT yang akan menyelamatkan segenap keluarga.

Pewarta : Zainal Arifin
Editor: Abdul Azis

author
Zaen: Sebagai admin asschoLmedia.net kami selalu berupaya memberikan yang terbaik berupa informasi-informasi faktual dan terpercaya serta kajian keislaman yang otentik