Kunjungan Kang Rashied Musafir Centre Indonesia ke Ponpes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

banner 160x600
banner 468x60

Kunjungan Kang Rashied Musafir Centre Indonesia ke Ponpes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Asscholmedia.net. Demangan – Kang Rashied dari Musafir Centre Indonesia bersama Istri, Mas H. Hengki dan beberapa orang lainnya mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Sabtu malam (3/11/2017). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Umum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil KH. Moh. Nasih Aschal, serta tim asscholmedia.net.

“Kedatangan kami ke sini bersama Mas H. Hengki untuk berziarah ke Makam KH. Cholil Bangkalan dan kemudian ke pesantren ini dan kebetulan juga besok ada agenda di Universitas Brawijaya Malang sehingga kami menyempatkan ziarah ke sini, minta doanya kepada Kiai agar semuanya lancar” tutur Kang Rashied kepada Kiai Nasih di plataran dalem beliau sambil bercengkrama, sharing dengan penuh kegembiraan dan banyak hal lain juga yang disampaikan di tengah-tengah obrolan itu.

Sebagai pendiri Musafir Centre Indonesia, Kang Rashied juga menuturkan kepada reporter asscholmedia.net, disamping kedatangannya untuk berziarah ke maqbarah KH. Cholil dan memiliki agenda acara, beliau bercerita dulu sering mengaji Alfiah semasa nyantri dan seorang santri harus takdzim kepada guru dimanapun kita berada. Kebetulan Alfiah dari guru-guru kita pembawanya dari KH. Cholil Bangkalan, bahkan kami bersama santri-santri dari Tasikmalaya sowan ke sini untuk khatam Alfiah ibnu Malik 10 bait terakhir untuk tabarrukan ke Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Disamping itu Rashid menegaskan tentang butuhnya sosok yang komplit seperti Syaichona Cholil. “Bahwa kita memang sudah lama kehilangan figur di Negeri ini, figur yang sepuh, kharismatik, berwibawa, yang harmonis yang mampu menggabungkan Islam, Iman dan Ihsan. Saya sering menggambarkan harmonis itu seperti air bersama angin, kalau sebuah musik antara keyboard, piano, gitar dan bas itu nyambung. Saat ini ada yang ngajinya itu terlampau fiqih tapi dia lupa tauhidnya, ada yang terlampau tauhidnya tapi dia lupa ihsannya, nah kalau KH. Cholil memiliki yang tiga itu” imbuh Kang Rashied.

Kehangatan suasana silaturrahim Tim Musafir Centre Indonesia bersama Pengurus Pesantren sekaligus Tim Asschol Media

Alumni Al-Azhar Mesir ini juga mengungkapkan, Kenapa Musafir Centre Indonesia? Itu sebagai gerakan hati, bahwa kita hidup di dunia adalah sebagai seorang musafir, di dunia kita tidak mukim, yang tempat mukim abadi adalah di Surga. Kita sejak di alam rahim sudah harus musafir ke alam dunia, dari alam dunia harus musafir ke alam barzah, dari alam barzah harus musafir ke alam akhirat. Di alam akhirat tempat kita mudik baru kemudian mukim di surga. Maka seorang musafir jangan pernah merasa cukup dalam satu tempat begitu juga dalam keilmuan.

Beberapa channel TV yang diisi oleh Kang Rashied: TV One di program Damai Indonesia ku, Trans7 di program MUSAFIR (sebelum subuh), RCTI di Kaki Langit dan Metro TV dengan perogram Syiar Kemulyaan (setiap ba’da subuh).

Yang terakhir, Salam dari Kang Rashied kepada santri-santri, guru-guru dan semua masyarakat di seluruh dunia.

Redaksi: Rofi el-ponty
Editor: Abdul Azis

author
Zaen: Sebagai admin asschoLmedia.net kami selalu berupaya memberikan yang terbaik berupa informasi-informasi faktual dan terpercaya serta kajian keislaman yang otentik