Sarjana Yang Sirojuna, Bukan Syarrunjana

Tidak ada komentar 271 views
banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net , Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid  KH. Moh. Zuhri Zaini menyampaikan pidato pendidikan dalam sambutan acara wisuda bersama IAI Nurul Jadid, STT Nurul Jadid dan StiKes Nurul Jadid yang bertempat di halaman Universitas Nurul Jadid pada Minggu (29/10/2017)

Beliau menyampaikan bahwa rasa syukur itu bukan berarti berhenti berusaha untuk mengembangkan apa yang telah kita dapat “Tentu Syukur bukan berarti kita puas dengan apa yang kita raih bahkan dalam syukur itu sendiri terkandung harapan agar kita mendapatkan tambahan rahmat dari Allah SWT. Oleh karenanya yang sudah lulus S1 maupun S2 harus terus lanjut belajar dan belajar” ujarnya.

Menurutnya konsep pendidikan dalam islam adalah belajar sepanjang hidup sebagaimana dikatakan dalam hadits Nabi اطلب العلم من المهد الى اللحد yang artinya carilah ilmu sejak dalam buaian sampai liang lahat. Bukan sampai menikah.

“Tapi belajar tidak harus di lembaga formal. Walupun begitu, belajar di lembaga formal akan lebih cepat mendapatkan ilmu pengetahuan. Namun belajar tidak boleh dibatasi dengan semua hal itu. Belajar itu dimanapun dan kapanpun bahkan diwaktu kita bekerja kita harus belajar”, terangnya.

Menguatkan argumentasinya KH Zuhri mencontohkan dengan fenomena ibu Susi Puji Astuti yang walaupun dari sisi pendidikan tidak sampai lulus SMA, tapi berkat kerja keras dan terus belajar, maka beliau dipercaya menjadi menteri kelautan. Hal ini membuktikan bahwa belajar tidak hanya terbatas pada lembaga formal. Di manapun kita bisa melanjutkan belajar.

“Sebagai bentuk rasa syukur kita tentu kita harus berupaya mengamalkan ilmu yang telah kita raih, baik untuk diri sendiri maupun untuk bangsa kita. Sebab ilmu itu merupakan amanah yang harus disampaikan pada orang lain, apalagi perguruan tinggi ini merupakan perguruan tinggi pesantren dimana misi utamanya adalah dakwah”,
imbuhnya.

Beliau berharap para sarjana ini nantinya akan menjadi sirojuna yaitu pelita bagi masyarakat dan jangan sampai menjadi sirjina yang berarti kotoran atau sampah yang menjadi masalah masyarakat apalagi syarrun jana yang artinya bahaya yang mengancam.

Redaksi : Zainal Arifin
Reporter: Hms Adiyanto

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas