ALUMNI PONDOK PESANTREN SYAICHONA MOH. CHOLIL; MERINTIS LEMBAGA PENDIDIKAN DI KOTA SERIBU SUNGAI (BANJARMASIN).

banner 160x600
banner 468x60

asscholmedia.net, Berawal dari sebuah amanah yang ia terima dari masyarakat untuk mendidik putra-putrinya agar bisa membaca al-Qur’anul Karim. Amanah ini cukup berat baginya, namun dengan niat mengamalkan ilmu yang ia peroleh semasa mondok dan nasyrul ilmi dengan lapang dada ia jalani dengan ikhlas dan istiqomah.

Keistiqomahannya dalam mengajar anak-anak dirasakan oleh para orang tua di lingkungan sekitar sehingga para orang tua berkeinginan untuk menitipkan semua putra-putrinya agar bisa belajar membaca al-Qur’an kepadanya.

Seiring waktu, kian lama semakin banyak yang ikut belajar sehingga tempat yang dipakai untuk kegiatan belajar mengajar al-Qur’an sudah tidak memadai. Akhirnya salah satu tokoh masyarakat di sana yang sangat peduli terhadap pendidikan, mengetahui bahwa tempat belajar mengaji putra-putri masyarakatnya sudah over lout. Maka tokoh tersebut berencana untuk membangun lembaga pendidikan madrasah.

Bapak Mas’ud adalah tokoh yang punya ide untuk mendirikan lembaga pendidikan madrasah di kawasan yang beliau pimpin. Segera niat mulia ini disampaikan kepada guru ngaji yang telah mendapat amanah dan kepercayaan untuk mengajar al-Qur’an pada anak-anak di daerah tersebut. Guru ngaji tersebut merupakan salah seorang Alumni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Demangan Barat Bangkalan.

Niat mulia bapak Mas’ud ini direspon positif oleh guru ngaji yang tak lain adalah ust. Karimin asal Desa Bandang Dajah Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Kemudian dibangunlah lembaga pendidikan madrasah. Masyarakat sangat antusias menyambutnya dan merespon positif berdirinya lembaga pendidikan madrasah tadi.

Adapun nama dari madrasah ini merupakan hasil tabarrukan kepada RKH. Fakhrillah Aschal pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil dengan berharap agar bersambung dengan Masyayikh Demangan Barat Bangkalan Madura.

RKH. Fakhrillah Aschal memberi nama lembaga pendidikan ini dengan nama “Madrasah Raudhatul Jannah”, pada tahun 2014 yang dipangku oleh Ust. Karimin. Sedangkan staf pengajarnya antara lain; Ust. Ali, Ustadzah Nur Lailatul Jannah, Ust. M. Ridho dan Ust. Abd Wahid, yang semuanya alumni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil, Ust. Muhlis alumni Tarim, Ust. Ahmad Rowi alumni PP. Lawang asuhan Habib Muhammad Ba’bud dan Ust. Hamdan alumni PP. Sampang.

Berdiri kokoh bangunan madrasah Raudhatul Jannah

Adapun posisi Madrasah Raudhatul Jannah ini terletak di Jl. Veteran GG Sepakat RT. O22 Kel. Kuripan Kec. Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin. Dan sekarang murid di madrasah tersebut sudah mencapai sekitar 200 orang.

Ust. Karimin mondok di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil pada tahun 1998 menempati asrama daerah C 12 dan keluar pesantren pada tahun 2002. Berhenti dari pondok langsung urbanisasi ke kota yang punya julukan kota seribu sungai yaitu kota Banjarmasin dan sekarang sudah menetap disana.

Sumber : hasil wawancara dengan Ust. Ali via one line

Redaksi: Ahmad Hafsin
Editor: Farid Tumyadi

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas