IJAZAH SYAIKH ISMAIL ZAIN AL YAMANI; Mengusir Jin dengan Ayat Kursi

banner 160x600
banner 468x60

Asscholmedia.net, Sebagaimana jadwal yang telah disepakati di awal tahun bahwa kegiatan Asschol Tanah Merah dilaksanakan di setiap bulan dan tempatnya berpindah-pindah dari desa yang satu ke desa yang lain.

Pada bulan Muharram yang lalu dilaksanakan pada malam tanggal 27 bertempat di Desa Poter. Sedangkan untuk rutinan bulan Shofar dilaksanakan pada malam Rabu tanggal 5, ini sesuai instruksi dari RKH. Fakhrillah Aschal, bertempat di Matanak Kranggan Barat tepatnya di kediaman ust. Shufyan salah satu Alumni senior.

Organisasi Asschol Tanah Merah yang sudah terdata dan tertata dengan baik anggota dan kegiatannya dan telah menjadi sebuah organisasi yang mempunyai daya tarik yang tinggi bagi Alumni dari luar Kecamatan Tanah Merah untuk ikut bergabung menjadi anggota.

Ada beberapa Alumni dari luar kecamatan Tanah Merah yang ikut bergabung dengan Asschol Tanah Merah dalam setiap kegiatan, karena Asschol di kecamatannya sendiri masih belum terbentuk kepengurusannya. Langkah ini diambil karena keinginan mereka yang kuat agar bisa ikut mengaji dan bisa bersilaturrahim dengan Pengasuh dan dengan para alumni yang lain.
“Sudah pernah saya cari alumni di kecamatan saya namun ternyata banyak yang merantau sehingga untuk membentuk kepengurusan tidak memungkinkan. Oleh karena itu, kami memilih untuk bergabung dengan Asschol Tanah Merah. Saya bergabung dengan Asschol Tanah Merah sudah lama, lebih dari 5 tahun dan sudah resmi tercatat sebagaia anggota”, begitulah pemaparan ust. Basrowi alumni tahun 2001 asal Desa Benangkah Kecamatan Burneh, saat diinterview oleh ust. Zamroni.
Pembacaan Syarofal Anam bersama pengasuh

Setelah pembacaan amaliyah rutin kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kitab Minhajul Abidin oleh RKH. Fakhrillah Aschal dengan melanjutkan materi sebelumnya yaitu tentang Keutamaan İlmu. Beliau menyampaikan bahwa “İlmu dengan İbadah merupakan suatu kesatuan yang tidak mungkin bisa dipisahkan karena ibadah harus didasari ilmu dan ilmu harus diwujudkan dengan ibadah. Kalau dianalogikan; ilmu bagaikan pohon sedangkan ibadah adalah buahnya, sebagaimana ungkapan yang populer : العلم بلا عمل كالشجر بلا ثمر
İlmu bila tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah.

Di akhir pengajian kitab, RKH. Fakhrillah Aschal berkenan memberikan ijazah ayat kursi yang Beliau peroleh dari guru Beliau yakni Syaikh İsmail Zain al-Yamani. Selain itu Beliau juga mendapat ijazah dari KHS. Abdullah Schal. Selanjutnya Beliau menjelaskan tentang keutaman mengamalkan ayat kursi, Beliau mengutip sebuah hadits; “Barang siapa membaca ayat kursi sebanyak 7x atau sampai 11 x setiap selesai shalat fardlu maka disaat dia sakaratul maut oleh Allah diberi kabar gembira dengan melihat surga sebagai tempatnya”.

“Bacaan ayat kursi ini juga bisa dibuat untuk menyembuhkan orang yang kerasukan jin. Caranya adalah lafadz ولا يؤده حفظهما dibaca 21x tanpa bernapas sambil ibu jari atau jari kelingking dari orang yang kerasukan jin dipegang, in syaa Allah orang tersebut akan sembuh dan jinnya keluar karena saya telah membuktikan sendiri”. Begitulah beliau menjelaskan.

Redaksi: Ach Hafsin
Reporter: Zamroni AZ
Editor: Farid Tumyadi

author
Sebagai Admin Asschol Media kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan kerja keras dan profesionalisme tinggi kami berharap informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat pada masyarakat luas