PEMDA BANGKALAN MENGGELAR PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL

banner 160x600
banner 468x60

Bangkalan, 21 Oktober 2017. Sebagai puncak kegiatan dalam menyambut dan memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2017, pemerintah kabupaten Bangkalan bekerja sama dengan PCNU Bangkalan menggelar Tabligh Akbar, Dzikir dan Shalawat dalam rangka Tasyakkuran Hari Santri Nasional bersama ribuan santri dan masyarakat.

Juga turut hadir dari jajaran Polres Bangkalan, jajaran pengurus PCNU Bangkalan, pengurus PWNU Jawa Timur, majelis keluarga pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil, serta para Kiai dan Ulama. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil, RKH. Fakhrillah Aschal.

Rangkaian acara dimulai dengan kirab santri yang hal ini juga dikomandani oleh Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Bangkalan masa khidmat 2017-2022, RKH. Fachrillah Aschal dan KH. Makki Nasir dengan menunggangi kuda serta dimeriahkan oleh santri dan alumni pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil, para anggota Fakher’s Mania dengan berjalan kaki sambil membawa obor sebagai simbol bahwa kiprah santri kepada Negeri tak akan pernah berhenti dan akan terus menyala. Start dimulai dari depan pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil sampai Stadion Gelora Bangkalan yang kemudian disambut dengan lantunan Shalawat al-Habsy oleh Jam’iyah Ahbabul Musthofa Bangkalan.

Ini merupakan sebuah syiar, sebuah kebanggaan bahwa pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia memberikan sebuah pengakuan atas jasa para Ulama dan Santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan” tegas ketua Tanfidziyah PCNU Bangkalan, KH. Makki Nasir, M.Pd.I dalam sambutannya.

Di tengah-tengah berlangsungnya acara diselingi sejenak dengan pemberian penghargaan Santri berprestasi yang sebelumnya telah diinformasikan. Hal ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil, RKH. Nasih Aschal, Lc. Penghargaan diberikan kepada dua santri yang menjuarai lomba Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) 2017 di Mojokerto.

Hari santri mempunyai nilai sejarah yang sangat mahal dan harus diketahui para santri, betapa perjuangan santri terdahulu di bawah komando para Kiai dan Alim ulama. Akhirnya, hari ini kita melihat bukti nyata peran santri kepada Negeri”, kata beliau dalam sambutannya.

Seperangkat hadiah yang diberikan langsung di atas panggung acara oleh RKH. Fachrillah Aschal kepada santri yang bernama Pusiri asal Bandang Laok Kokop Bangkalan sebagai juara 1 lomba baca kitab Safinatunnaja katagori Ula. Selanjutnya diraih atas nama Ridho Santoso asal Katol Barat Bangkalan sebagai juara 3 baca kitab Fathu al-Qarib katagori Wustha. Untuk yang juara 1 akan mengikuti lomba Tingkat Nasional VI tahun 2017 yang hal ini akan dilaksanakan di PondoK Pesantren Roudlotul Mubtadiin Bale Kambang Jepara Jawa Tengah, 29 November – 7 Desember 2017.

Kegiatan berjalan dengan lancar, berakhir sekitar pukul 23:30 yang kemudian Ditutup dengan pembacaan Syaroful Anam, dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Wathan sebagai closing kegiatan.

Redaksi : Rofi el-ponty
Editor : Ach. Hafsin

author
Zaen: Sebagai admin asschoLmedia.net kami selalu berupaya memberikan yang terbaik berupa informasi-informasi faktual dan terpercaya serta kajian keislaman yang otentik