Setelah berhasil menghempaskan kesebelasan Choirot Diniyah Burneh Bangkalan dengan skor 5-6 via adu penalti, kesebelasan ASSALAM Modung berhak untuk maju berlaga pada gelaran Liga Santri Nasional yang akan berlangsung di Bandung yang kick of mulai 23-31 Oktober mewakili LSN Regional IV Jatim Zona Madura untuk merebut piala Menpora.

Keberangkatan team pondok Assalam FC, dilepas secara langsung oleh Ketua RMI Bangkalan RKH. Moh Nasih Aschal, dari halaman kantor GP. Ansor, Jumat siang, 20-Oktober 2017 . Perhelatan LSN ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Nasional, oleh sebab itu Ra Nasih berharap agar Assalam bisa memberikan kado yang membanggakan bagi Masyarakat Madura khususnya masyarakat Bangkalan.

“ Mari kita bukan hanya sekedar bertanding, berupayalah sekuat tenaga agar dapat mengaharumkan nama masyarakat Madura dan Bangkalan, dan mari kita berdoa agar kita bisa tembus ke final. Semangat , jaga kondisi, jaga asupan nutrisi, Insya Allah kami akan selalu siap mensupport dan mengopeni segala hal yang di butuhkan oleh pemain” ujar Ra Nasih memberi semangat

Tak kalah optimis manager team H. Abdu Karim berharap untuk kompetisi kali ini Assalam bisa pulang dengan mengondol Piala Menpora, minimal bisa mempertahankan prestasi tahun lalu sampai pada babak 8 besar.
“Sebelumnya kami pernah berlaga di tingkat Nasional, sehingga kami betul-betul mepersiapkan segala sesuatunya. Kami latih para santri selama satu tahun sehingga meraih cita-cita kami yang tahun lalu tak kami peroleh” tukas beliau optimis

Pada kesempatan ini Ra Nasih juga menyinggung pemerintah Bangkalan dan elemen terkait, agar ikut memberi perhatian lebih. Sebab meskipun berangkat dari skup pesantren, pemerintah wajib hadir di tengah-tengahnya agar tergalang ke solidan supaya team ini bisa berprestasi dan membanggakan.

Penulis: Aby Sadaat
Editor: Ach. Hafsin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.